Korban saat dievakuasi ke Puskesmas Kowel menggunakan ambulans untuk mendapatkan pertolongan.
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Suasana tenang di Kelurahan Kowel, Kecamatan Pamekasan, mendadak geger pada Rabu (3/12/2025) malam. Seorang warga setempat, Makmun (40), ditemukan dalam kondisi bersimbah darah setelah diduga menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh MS, warga asal Penganten Pamekasan.
Peristiwa yang terjadi sekira pukul 21.00 WIB itu sontak membuat warga panik. Makmun ditemukan tergeletak di jalan kecil, sebelah utara rumahnya. Tubuhnya penuh luka, terutama pada bagian kepala dan punggung.
BACA JUGA:
- Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Bupati Pamekasan Tegaskan Peran Indonesia Jaga Perdamaian Dunia
- YBM PLN Madura Tebar 230 Paket Daging Kurban untuk Warga Dhuafa Pamekasan
- Polres Pamekasan Gelar Rilis Kasus Travel Umrah Diduga Jemaah hingga Rp10 Miliar
- Dihadiri Mendikdasmen, Puluhan Siswa Pingsan Saat Senam Anak Indonesia Sehat di Pamekasan
Warga yang mengetahui kejadian ini langsung mengevakuasinya ke Puskesmas Kowel untuk mendapatkan pertolongan medis.
“Saat kami temukan, korban sudah terkapar dengan kondisi penuh darah. Pelakunya tidak ada yang melihat, karena langsung kabur,” ujar seorang warga yang enggan disebut namanya.
Menurutnya, warga baru mengetahui insiden tersebut beberapa menit setelah Makmun tak berdaya di lokasi. Tidak ada satu pun saksi mata yang melihat langsung proses penganiayaan. Diduga kuat, korban dicegat oleh pelaku saat melintas di jalan setempat.
“Sepertinya korban dicegat di jalan. Kami belum tahu apa penyebabnya. Saat itu suasana cukup sepi,” tambahnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




