Dalam kunjungan ke Singapura tersebut, Gubernur Khofifah bertemu langsung dengan Menteri Luar Negeri Singapura, H.E. Vivian Balakrishnan, di The White Label, 101 Jalan Sultan, Singapura.
Pertemuan itu berlangsung hangat dan membahas penguatan kerja sama antara Jawa Timur dan Singapura di berbagai bidang strategis, seperti perdagangan karbon (carbon credits), pengembangan sumber daya manusia, serta pendidikan.
Khofifah menegaskan bahwa hubungan antara Jawa Timur dan Singapura telah terjalin lama dan memberikan manfaat bagi kedua belah pihak.
Ia optimis kerja sama ini akan membuka peluang investasi baru serta memperkuat konektivitas ekonomi kawasan.
“Jawa Timur berkontribusi 14,54 persen terhadap PDB nasional dan menjadi center of gravity ekonomi di Indonesia bagian timur. Kami ingin terus memperluas jejaring internasional agar manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” pungkas Khofifah.
Data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) per 5 November 2025 mencatat perekonomian Jawa Timur tumbuh 1,70 persen (q-to-q), tertinggi di Pulau Jawa.
Sementara secara tahunan (y-o-y), pertumbuhan mencapai 5,22 persen, mengungguli rata-rata nasional sebesar 5,04 persen. (mdr/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




