Arum Sabil
SURABAYA,BANGSAONLINE.com - Dampak konflik global mulai dirasakan sektor pertanian, terutama terkait ketidakpastian pasokan BBM yang berpotensi mengganggu ketahanan pangan.
Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Jawa Timur, Arum Sabil, menyebut persoalan tersebut bersifat global dan tidak hanya dialami Indonesia, melainkan juga berbagai negara lain.
BACA JUGA:
“Dampaknya ini global, bukan hanya Indonesia. Banyak negara terdampak, terutama yang kita khawatirkan terkait bahan bakar minyak,” ujar Arum usai pertemuan dengan Gubernur Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Rabu (1/4/2026).
Ia menjelaskan, sektor pertanian hingga kini masih sangat bergantung pada BBM, baik untuk operasional traktor maupun pompa air.
Di sisi lain, antrean BBM mulai terlihat di sejumlah titik distribusi yang berpotensi menghambat aktivitas petani.
“Pertanian tidak boleh berhenti. Sementara alat-alat pertanian kita masih banyak yang bergantung pada bahan bakar minyak,” katanya.
Dalam pertemuan tersebut, HKTI Jawa Timur juga menyampaikan sejumlah persoalan krusial yang dihadapi petani, mulai dari ketersediaan energi, air, pupuk, hingga akses permodalan.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




