Jalan 5 Hari, 56 Aduan Masuk ke e-Asmara DPRD Gresik, Mayoritas soal Infrastruktur dan Pendidikan

Jalan 5 Hari, 56 Aduan Masuk ke e-Asmara DPRD Gresik, Mayoritas soal Infrastruktur dan Pendidikan Ketua DPRD Gresik Muhammad Syahrul Munir (kanan) bersama Wakil Ketua Mujid Riduan. foto: ist.

GRESIK,BANGSAONLINE.com - Sejak diluncurkan pada 6 November 2025, sistem pengaduan e-Asmara (Aspirasi Masyarakat Elektronik) milik DPRD Gresik telah menerima 56 aduan dari masyarakat hingga Senin (10/11/2025).

Dari total laporan yang masuk, sebanyak 35 aduan diteruskan ke komisi terkait untuk ditindaklanjuti bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD). 

Sementara itu, 15 aduan ditolak karena tidak memenuhi kriteria, dan sisanya belum diproses.

"Ada 56 aduan dari masyarakat masuk di dashboard pengaduan e-Asmara DPRD Gresik sejak kami launching Kamis. Aduan masuk yang kami proses (teruskan) tentu sesuai dengan kriteria aduan yang bisa kami tindaklanjuti sesuai wewenang DPRD," ujar Ketua DPRD Gresik, Muhammad Syahrul Munir, kepada BANGSAONLINE.com.

Syahrul menjelaskan, dari 35 aduan yang dapat ditindaklanjuti, sebagian besar berkaitan dengan infrastruktur, seperti kerusakan jalan dan permintaan perbaikan fasilitas umum. 

Selain itu, ada pula aduan terkait pendidikan, mulai dari sarana belajar hingga fasilitas pendukung lainnya.

Klik Berita Selanjutnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO