Maulan Sholehurin, S.H., sebagai penasehat hukum saat mendampingi Habib Ali bin abu bakar Assegaf Menantu Sekaligus Penasehat di Ponpes Dalwa. Foto: M. Andy Fachrudin/BANGSAONLINE
“Alhamdulillah semua korban sudah mendapat penanganan. Pondok menanggung seluruh biaya pengobatan,” tegasnya.
Santri yang meninggal dunia dimakamkan di kompleks pemakaman pesantren Dalwa sesuai permintaan keluarga.
“Keluarga memahami bahwa ini adalah musibah. Mereka meminta agar anaknya dimakamkan di pesantren. Santri yang meninggal masih di bawah umur,” kata Habib Ali.
Ia menambahkan, pihak pesantren telah berkoordinasi dengan keluarga korban sejak malam kejadian. Selain itu, pesantren juga melakukan evaluasi internal agar insiden serupa tidak terulang.
“Kami sudah mengimbau kepada seluruh santri untuk berhati-hati dalam segala aktivitas. Pengawasan juga terus kami perketat,” ujarnya.
Habib Ali menegaskan, pembangunan sarana di lingkungan pesantren akan tetap dilanjutkan dengan pengawasan lebih ketat dari tim perencana dan konsultan.
“Perencanaan dan pembangunan sudah ada konsultan yang mengatur. Kami pastikan ke depan semua dilakukan lebih hati-hati dan sesuai standar keselamatan,” tandasnya. (maf/par/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




