Aerox Kuning yang kini diamankan di Mapolsek Gubeng. Foto: Rusmiyanto/BANGSAONLINE
Setelah ditolak, pria itu justru kembali ke motornya.
“Aneh, kunci yang tadinya dibawa malah ditancapkan lagi ke motor, tapi motor tidak dikendarai. Orang itu malah jalan kaki menyeberang ke sisi jalan lain,” tambahnya.
Awalnya, Nasihin berencana menunggu selama tiga hari sebelum melaporkan ke polisi, dengan harapan ada warga yang mengaku sebagai pemilik.
Namun, setelah mempertimbangkan risiko, ia memutuskan segera menyerahkan motor tersebut ke pihak berwajib.
“Saya pikir lebih baik langsung diserahkan ke polisi agar aman. Sekarang saya sudah dimintai keterangan sebagai saksi penemuan motor itu,” ujar Nasihin.
Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Gubeng, Iptu Dwi Susanto, membenarkan pihaknya telah mengamankan motor yang ditemukan warga itu.
“Benar, motor mencurigakan itu sudah kami amankan. Kami memeriksa isi jok dan ditemukan beberapa barang seperti pakaian, nota, serta alat bor. Namun, STNK tidak ada, sehingga kami melakukan pencocokan antara pelat nomor dengan nomor rangka dan nomor mesin,” jelas Dwi.
Selain memeriksa keabsahan identitas kendaraan, Polsek Gubeng juga telah meminta keterangan dari Ketua RT dan sejumlah saksi warga terkait penemuan motor dengan kunci kontak yang masih menempel tersebut. (rus/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




