Lokasi proyek saluran air box culvert di Jl. Gayungsari Barat. Foto: Rusmiyanto/BANGSAONLINE
SURABAYA,BANGSAONLINE.com - Tewasnya Sutrisno (46) mandor proyek box culvert di Jl. Gayungsari Barat pada Rabu (17/9/2025) akibat kecelakaan kerja kini memasuki babak baru.
Kasus yang sebelumnya ditangani Polsek Gayungan, kini dilimpahkan ke Polrestabes Surabaya.
BACA JUGA:
- Kalah Judi Bola, Penghuni Panti Asuhan di Surabaya Nekat Gadaikan Laptop Yayasan
- Polisi Ringkus Spesialis Pencuri Sparepart Mobil di Surabaya
- Bawa HP Sambil Naik Sepeda Listrik, Bocah 10 Tahun di Surabaya Utara Jadi Korban Jambret
- Polrestabes Surabaya Bongkar Sindikat STNK Aspal, Lima Tersangka Ditangkap
Akan tetapi, polisi mengendus adanya dugaan korupsi dari proyek saluran air Pemkot Surabaya yang menelan anggaran miliaran rupiah tersebut.
Kasi Humas Polrestabes Surabaya, AKP Rina Shanty Nainggolan, menegaskan penanganan perkara kini diambil alih Unit Tipikor Satreskrim.
“Masuk Tipikor ya, masih lidik,” kata Rina, Selasa (23/9/2025).
Rina tidak menjelaskan rinci alasan mengapa kasus kematian pekerja ditangani Tipikor. Sebab, umumnya jika berkaitan dengan nyawa biasanya ditangani unit Jatanras atau Resmob. Ia hanya menjawab dua unit tersebut tengah menangani banyak kasus.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




