Sosialisasi yang dilakukan petugas dari BPJS Kesehatan kepada pasien di rumah sakit.
“Kami memang secara rutin mengedukasi pasien baik di ruang rawat inap dan rawat jalan. Biasanya kami memberikan informasi mengenai bagaimana menjalankan pola hidup sehat dari mulai menganjurkan untuk meningkatkan aktivitas fisik dan mengatur pola makan yang lebih sehat,” ucapnya.
Selain edukasi pola makan dan aktivitas fisik, RSU Wajak Husada juga melibatkan apoteker dan fisioterapis dalam menyampaikan informasi tentang kepatuhan minum obat dan pentingnya olahraga, terutama bagi pasien lanjut usia.
“Dalam pendampingan kepada pasien, kami juga melakukan edukasi tentang kepatuhan minum obat terutama kepada pasien yang sudah lanjut usia. Selain itu kami juga turut menekankan kepada pasien tentang pentingnya aktivitas fisik yang biasa di berikan edukasinya oleh fisioterapis. Dari kami kesehatan adalah investasi terbesar dalam hidup kita. Dengan pola hidup sehat, kita dapat mencegah berbagai penyakit dan menikmati hidup yang lebih berkualitas,” kata Erin.
Sementara itu, Bintang Yuan Brilian (21), peserta JKN, mengaku lebih peduli terhadap kesehatannya setelah melakukan skrining melalui Aplikasi Mobile JKN.
“Saya turut senang karena skrining kesehatan yang disediakan oleh BPJS Kesehatan ini terhitung sangat mudah untuk digunakan. Dari situ saya jadi lebih aware dengan kesehatan dan berusaha untuk menerapkan pola hidup yang lebih sehat," tuturnya.
"Yang paling pertama dan bisa saya lakukan adalah mengurangi untuk makan makanan cepat saji dan mulai untuk melakukan olahraga ringan di kos. Saya berharap dengan apa yang akan saya lakukan ini bisa membuat hidup saya lebih panjang umur,” imbuhnya. (rom)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




