Warga NU Terguncang Zionis, Gus Yahya-Kiai Miftah Cukup Satu Periode Mimpin PBNU

Warga NU Terguncang Zionis, Gus Yahya-Kiai Miftah Cukup Satu Periode Mimpin PBNU KH Yahya Cholil Staquf saat bertemu dengan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu pada 2018. Foto: twitter Benjamin Netanyahu

bahkan disebut-sebut menjadikan Charles Hollad Taylor sebagai penasehat khusus untuk hubungan internasional. Dalam sebuah laporan yang dipublikasikan wikileaks, Holland Taylor itu disebut pernah mengorganisir lima tokoh Islam di Indonesia berkunjung ke Israel pada tahun 2008.

Holland Taylor merupakan CEO Center for Shared Civilizarional Values (CSCV)—atau Pusat Peradaban Nilai-nilai Bersama. 

Yang menarik, pada tahun 2023 naik haji. Dalam rombongan haji Holland Taylor itu juga diikuti Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, Wakil Rais Aam Syuriah PBNU KH Afifuddin Muhajir dan kiai-kiai lainnya. kemudian minta penasehat khususnya itu berganti nama Mohammad Cholil.

Namun gelar haji yang melekat pada itu tak serta merta meredam kecurigaan para kiai NU.

“Itu kan sama dengan Snouck Hurgronje,” komentar seorang kiai, mantan pengurus PBNU di grup WA yang anggotanya terdiri dari para kiai NU, pengurus PBNU, akademisi NU dan guru besar NU.

Christiaan Snouck Hurgronje adalah ilmuwan yang menjadi mata-mata penjajah Belanda. Snouck menyamar atau pura-pura masuk Islam dan naik haji demi tugas dan misinya.

Snouck Hurgronje juga mengganti namanya menjadi Abdul Gaffar. Keislaman Snouck itu semata-mata untuk mencari strategi memenangkan Belanda dalam Perang Aceh dan mempertahankan koloni Hindia Belanda.

Kini Gus Yahya mendapat banyak kecaman. Baik di lingkungan NU maupun di luar NU. Gus Yahya bukan saja dianggap gagal meimpin NU tapi juga telah merendahkan NU. Sehingga banyak kiai yang minta mundur dari jabatannya sebagai ketua umum PBNU.

Apalagi adik , Yaqut Cholil Qoumas, yang mantan ketua umum PP GP Ansor juga mendapat serangan hebat dari sebagian besar rakyat Indonesia. Mantan Menteri agama RI itu dikecam banyak pihak karena diduga terlibat korupsi kuota haji.

Bahkan serangan dari publik dan warga NU tidak hanya menyasar , tapi juga Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar. Mantan ketua umum MUI itu dianggap tak kapabel menjadi Rais Aam sehingga kepemimpinan PBNU morat-marit dan direndahkan publik.

Diakui atau tidak, PBNU dalam kepemimpinan dan ini banyak menimbulkan masalah serius dan bahkan cenderung jadi bulan-bulan publik.

Karena itu para kiai NU berharap dan Kiai Miftachul Akhyar cukup satu periode saja meimpin NU agar mudlarat yang menimpa NU tak makin parah. Wallahua’lam bisshawab. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO