Pertemuan Forum Rais Syuriah PCNU se-Jatim di Ponpes Lirboyo, Kota Kediri. Foto: Ist
KOTA KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Forum Halalbihalal bersama Rois Syuriyah PCNU se-Jawa Timur yang digelar di Aula An-Nawawy, Pondok Pesantren Lirboyo, Kamis (7/5/2026), menghasilkan sejumlah rekomendasi penting kepada PBNU menjelang pelaksanaan Munas, Konbes, dan Muktamar ke-35.
Juru bicara Ponpes Lirboyo, Abdul Muid Shohib atau Gus Muid, menyampaikan forum berlangsung hangat dengan kehadiran para kiai sepuh, pengasuh pesantren, serta pengurus NU dari berbagai wilayah.
“Hadir di antaranya KH. Muhammad Anwar Manshur, KH. Abdullah Kafabihi Mahrus, KH. An’im Falahuddin, KH. Athoillah Sholahuddin Anwar, Yahya Cholil Staquf, Amin Said Husni, KH. Muadz Thohir, dan KH. Muhibbul Aman. Turut hadir pula Rois Syuriyah PWNU Jawa Tengah, DIY, Kalimantan Barat, serta para Rois Syuriyah PCNU se-Jawa Timur,” ujarnya, Jumat (8/5/2026).
Forum menyampaikan 5 rekomendasi kepada PBNU. Pertama, meminta Munas, Konbes, dan Muktamar ke-35 dilaksanakan secara baik, bersih, transparan, serta berpedoman pada AD/ART NU.
Kedua, mendesak PBNU segera menggelar rapat pleno sebelum Munas dan Konbes. Ketiga, meminta PBNU melibatkan sesepuh Mustasyar dalam pengambilan keputusan strategis.
Keempat, forum menegaskan NU adalah pesantren besar sehingga Muktamar ke-35 sebaiknya digelar di lingkungan pondok pesantren untuk meneguhkan ruh perjuangan jam’iyyah.
Kelima, forum mengusulkan Pondok Pesantren Lirboyo sebagai tuan rumah Muktamar ke-35 karena sejarah panjangnya dalam khidmah keilmuan dan kaderisasi ulama.
“Forum berharap rekomendasi tersebut dapat menjadi perhatian bersama demi menjaga marwah organisasi, memperkuat persatuan jam’iyyah, serta memastikan seluruh proses menuju Muktamar ke-35 berjalan dengan penuh hikmah, musyawarah, dan tanggung jawab keorganisasian,” kata Gus Muid. (uji/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




