Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar SPN Polda Jatim.
“Fathonah menuntut kita untuk cerdas dalam bertindak dan mengambil keputusan yang presisi.”
Ia menegaskan bahwa implementasi akhlak tersebut adalah kunci mewujudkan Polri Presisi—Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan—yang mendukung program pembangunan nasional Asta Cita.
“Polisi yang berakhlak mulia akan menjalankan tugasnya secara profesional dan humanis,” tambahnya.
“Dengan demikian, kelak kalian akan menjadi Polisi yang dicintai rakyat dan disegani karena integritasnya.”
Sebagai puncak acara, tausiah disampaikan oleh K.H. Masykur Fadli Al Khafid. Ia menjelaskan bahwa memperingati Maulid Nabi adalah bentuk cinta dan syukur atas diutusnya Rasulullah sebagai rahmat bagi seluruh alam.
“Memperingati maulid adalah upaya kita untuk ‘mengisi ulang’ baterai spiritual kita. Di tengah kesibukan duniawi dan beratnya amanah tugas, kita berhenti sejenak untuk mengingat kembali pedoman hidup kita yang paling sempurna,” tuturnya.
Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh K.H. Masykur Fadli, memohon keberkahan bagi institusi Polri dan bangsa Indonesia. (red)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




