Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim, MA saat konferensi pers soal pembatalan acara istighatsah dan tahlil akbar di Gedung Negara Grahadi di kediaman Ning Imah, putri Kiai Asep, di kawasan Pondok Pesantren Amanatul Ummah Jalan Siwalankerto Utara Surabaya, Selasa (2/9/2025) malam. Foto: bangsaonline.
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Acara Istighatsah dan Tahlil Akbar 100 kiai dan ribuan santri yang rencananya digelar di Gedung Negara Grahadi pada Rabu, 3 September 2025 batal. Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim, MA, memindahkan lokasi acara tersebut ke Pondok Pesantren Amanatul Amanah Jalan Siwalankerto Surabaya.
Menurut Kiai Asep, acara tersebut batal digelar di Gedung Grahadi karena ada permintaan dari Gubernur Jawa Timur, Pangdam V/Brawiajaya dan Kapolda Jawa Timur.
BACA JUGA:
- Luar Biasa! 318 Santri Amantul Ummah Lolos UTBK-SNBT, Banyak yang Hafal Quran
- Amirulhaj Prof Kiai Asep: Wukuf di Arafah Waktu Mustajab, Malaikat juga Ikut Mintakan Ampunan
- Amanatul Ummah Terima Sapi Kurban Presiden, Wapres, Gubernur, Wagub, Sekda, PAN, BPN, & Wali Santri
- Amirulhaj Tinjau Adahi, Kiai Asep Pastikan Penyembelihan Dam Jemaah Haji Sah Secara Syariah
"Yang datang ke saya mewakili gubernur, pangdam dan kapolda itu Sekdaprov Jawa Timur Pak Adhi Karyono dan Kepala Biro Kesra," kata Kiai Asep Saifuddin Chalim dalam konferensi pers usai shalat malam di kawasan Pondok Pesantren Amanatul Ummah Jalan Siwalankerto Utara, Selasa (2/9/2025) malam.
"Sehubungan dengan permintaan Gubernur Jawa Timur, Pangdam V/Brawijaya, dan Kapolda Jawa Timur, maka acara istighatsah dan tahlil akbar yang rencananya akan digelar di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya ditunda sampai waktu yang ditentukan kemudian," tegas Kiai Asep yang didampingi Muhammad Ghofirin, Sekjen JKSN.
Dalam konfrensi pers itu, Kiai Asep juga menegaskan bahwa persiapan acara di Grahadi semuanya sudah matang, termasuk terop dan konsumsinya yang berjumlah 5.000 nasi kotak.
"Dan semua biaya itu dari uang saya pribadi, bukan dari Pemprov," tegas Kiai Asep.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




