Gubernur Khofifah saat menyapa masyarakat ketika berada di Transjatim.
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Langkah inovatif Pemprov Jatim dalam membangun sistem transportasi publik kembali mendapat pengakuan nasional. Gubernur Khofifah dianugerahi Penghargaan Inovasi Daerah dalam ajang Pemimpin Daerah Awards (PDA) 2025 pada Kamis (28/8/2025).
Penghargaan ini menjadi bukti keberhasilan program Transjatim, bagian dari Nawa Bhakti Satya Jatim Akses, yang telah menjelma sebagai ikon transportasi publik baru di Indonesia.
BACA JUGA:
- Pecel Masuk 10 Besar Salad Terbaik Dunia, Khofifah: Bukti Kuliner Jatim Mendunia
- Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional 2026, Gubernur Khofifah Hadir di Layanan Kegiatan Jawara
- Laksanakan Sholat Idul Adha di Al Akbar, Gubernur Khofifah Serahkan Kurban dari Presiden Prabowo
- Khofifah Pantau Stok Bahan Pokok di Pasar Bojonegoro, Sejumlah Komoditas Terpantau Naik
Dengan visi menyediakan layanan mobilitas yang modern, terjangkau, dan inklusif, Transjatim dinilai memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, yang menyerahkan langsung penghargaan tersebut, menekankan pentingnya inovasi daerah sebagai pemicu kompetisi positif antar kepala daerah.
“Penghargaan dari media seperti iNews adalah bentuk reward nonpemerintah yang bisa menjaga iklim kompetitif. Kepala daerah harus terus berinovasi, menggunakan kewenangan yang dimiliki untuk kepentingan rakyat,” ucapnya.

Sementara itu, Gubernur Khofifah menyampaikan bahwa pencapaian ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran Pemprov Jatim dan masyarakat Jawa Timur.
“Penghargaan ini adalah milik seluruh masyarakat Jawa Timur. Inovasi akan terus kami dorong agar Jatim mampu menjawab tantangan mobilitas dan kebutuhan masyarakat di era modern,” tuturnya.
Sedangkan Kepala Dishub Jatim, Nyono, menyebut 2 rute baru Transjatim tengah dipersiapkan, termasuk di kawasan Malang Raya.
Selain itu, layanan Transjatim juga diperluas melalui program TRADISI (Transjatim Ekspedisi), sebuah inovasi di bidang logistik yang menawarkan pengiriman barang cepat, aman, dan terjangkau.
Pengembangan Transjatim dan hadirnya TRADISI menjadi simbol transformasi pelayanan publik berbasis teknologi yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Pemprov Jatim menegaskan bahwa inovasi ini bukan sekadar proyek jangka pendek, melainkan strategi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas hidup warga.
Dengan diraihnya Pemimpin Daerah Award 2025, Jawa Timur meneguhkan diri sebagai salah satu provinsi paling progresif dalam pengembangan transportasi publik berkelanjutan di Indonesia.
“Semoga prestasi ini memotivasi pemimpin daerah lain untuk terus bekerja, karena pada akhirnya semua inovasi bermuara pada kesejahteraan rakyat,” kata Khofifah. (dev/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




