Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpus) Kota Kediri, Eko Lukmono (kanan) saat menyerahkan sertifikat Nomor Pokok Perpustakaan kepada Kasi Binadik Lapas Kediri, Harry Suryadi Poespo Hardjono. (Ist)
“Tidak jarang perpustakaan kami ramai dipenuhi pembaca dari berbagai kamar hunian. Dengan hadirnya perpustakaan nasional ini, harapan kami literasi warga binaan semakin meningkat, begitu juga dengan wawasan mereka,” ujarnya.
Momen ini terasa istimewa karena untuk pertama kalinya jajaran Disarpus Kota Kediri hadir langsung di tengah-tengah warga binaan.
“Kami merasa terhormat dan bersemangat, karena kehadiran ini memberi energi baru untuk pembinaan,”terang Harry.
Dengan berdirinya Perpustakaan Tunas Harapan, lanjut Harry, Lapas Kediri tidak hanya memperkuat fungsi pembinaan kepribadian, tetapi juga membuka jalan baru bagi warga binaan untuk menata masa depan.
"Literasi menjadi pijakan dan perpustakaan ini diharapkan menjadi ruang tumbuhnya harapan baru, " harap Harry.
Acara penyerahan sertifikat berlangsung di Aula Lapas Kediri. Selain jajaran Disarpus, hadir pula Relawan Literasi Masyarakat Perpustakaan Nasional RI, pejabat struktural Lapas Kediri, serta para warga binaan yang antusias mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir.
Usai penyerahan, acara dilanjutkan dengan pemutaran film edukasi bertajuk “Satu Layar, Literasi Cinema: Memetik Ilmu, Menanam Asa”.
Program hasil kolaborasi Disarpus dan Relawan Literasi ini mengajak warga binaan untuk belajar lewat medium yang berbeda: layar lebar, dengan pesan-pesan sarat makna. (uji/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




