Gubernur Khofifah saat meninjau pelaksanaan program rutilahu atau rumah tinggal layak huni bagi masyarakat kurang mampu di Pacitan.
"Kolaborasi Pemprov Jawa Timur dengan Kodam V/Brawijaya ini sudah sejak 10 tahun mungkin. Di Pacitan ini ada 158 rumah yang direhab oleh jajaran Kodam V/Brawijaya dan di Pacitan dikordinasikan oleh Dandim makanya Danramil, Babinsa juga," paparnya.
Program rutilahu ini ditujukan bagi masyarakat yang masuk kategori rumah tangga miskin ekstrem.
"Harapan kita tentu bahwa kebutuhan dasar masyarakat kita makin banyak yang sudah bisa terpenuhi. Akhirnya bisa mentas dari miskin ekstrem menjadi tidak miskin ekstrem," kata Khofifah.
Indikator rumah tangga miskin antara lain, lantai rumah masih berupa tanah, dinding dari bilik bambu atau gedek, tidak memiliki jendela dan ventilasi, tanah milik pribadi tanpa sengketa, tidak memiliki aset lain selain rumah, penghasilan sekitar Rp500 ribu dan tidak tetap (buruh serabutan, janda, lansia).
Salah satu penerima bantuan, Pargiyem (70), menyampaikan rasa syukur dengan mata berkaca-kaca.
"Alhamdulillaah, terima kasih Bu Gubernur atas bantuannya, saya senang sekali," akunya. (dev/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




