Akademisi Unej Sebut Krisis BBM Jember Jadi Momentum Perbaikan Kolektif

Akademisi Unej Sebut Krisis BBM Jember Jadi Momentum Perbaikan Kolektif Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jember, Ciplis Gema Qoriah.

"Pengiriman melalui kereta api bisa menjadi opsi penting agar pasokan tidak hanya bergantung pada kondisi jalan," ucapnya.

Krisis ini dipicu oleh penutupan jalur Gumitir untuk perbaikan dan kemacetan di Pelabuhan Ketapang, yang menghambat pasokan dari Terminal Tanjung Wangi, Banyuwangi. 

Akibatnya, 41 SPBU di Jember mengalami antrean panjang. Situasi mulai membaik pada Rabu (30/7/2025) setelah Pertamina mengirimkan 93 truk tangki dari Malang, Surabaya, dan Jawa Tengah.

Di sisi lain, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur turut mengapresiasi langkah cepat Pertamina Patra Niaga dalam menjaga kelancaran distribusi dan LPG selama masa darurat.

"Kami mengapresiasi langkah cepat seluruh pihak dalam memastikan distribusi energi dan logistik tetap lancar," kata Ketua Umum Kadin Jatim, Adik Dwi Putranto, dalam siaran pers tertanggal 28 Juli 2025.

Pihaknya juga mengimbau masyarakat dan pelaku usaha untuk tetap tenang, karena pasokan energi dinyatakan aman dan terjaga. 

Jalur komunikasi dan koordinasi dibuka untuk membantu dunia usaha yang terdampak selama penutupan jalur berlangsung. (nga/yud/mar)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO