Hadiri Wisuda Staisam, Ketua KPU RI Minta Sarjana Lulusan Pesantren Tidak Minder

Hadiri Wisuda Staisam, Ketua KPU RI Minta Sarjana Lulusan Pesantren Tidak Minder Ketua KPU RI Mochammad Afifuddin hadiri wisuda ke-5 Staisam Mojokerto, Minggu (6/7/2025). Foto: Ist.

Sementara itu, Koordinator Kopertais Wilayah IV Jawa Timur, Prof. Akh. Muzakki, meminta para sarjana dan orang tua lulusan mahasiswa yang berada di bawah naungan pesantren ini berbangga hati. Sebab, alumni kampus pesantren ini mempunyai kelebihan luar biasa dibandingkan dengan mahasiswa atau sarjana pada umumnya.

"Kelebihan kita adalah adab. Itu harus kita pegang seterusnya. Keilmuan dan pengetahuan bisa kita kejar dengan terus belajar dan membaca. Namun, adab, ini merupakan perilaku yang telah melekat. Maka, kita harus percaya diri di tengah persaingan dan kecepatan kemajuan teknologi hari ini," tegas Muzakki.

Di akhir orasi ilmiahnya, Prof Muzakki, yang juga rektor UIN Sunan Ampel Surabaya ini meminta para mahasiswa untuk terus muthola’ah atau mengkaji dan mengaji ilmu yang telah di dapat dan mengembangkannya.

Ia menyitir istilah brain rot yang berarti otak yang berkarat atau pembusukan otak yang dinobatkan penerbit Universitas Oxford sebagai kata terpilih tahun 2024.

Brain rot ini terkait kuat dengan perilaku masyarakat hari ini, khususnya para remaja dan termasuk mahasiswa dan sarjana yang tidak banyak menggunakan otaknya, karena terpengaruh algoritma media sosial, akibat pemakaian gawai atau smartphone yang berlebihan.

Kegiatan wisuda ke-5 ini diikuti oleh mahasiswa yang berasal dari empat program studi, yakni program studi Komunikasi dan Penyiaran Islam, Ekonomi Syariah, Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, dan Manajemen Pendidikan Islam.

Staisam berada di bawah naungan Yayasan Pondok Pesantren Sabilul Muttaqin, Pungging Mojokerto dibawah asuhan Dr. KH. Abdur Rokhim. (sta/rev)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO