Wali Kota Batu, Nurochman bersama pihak terkait saat foto bersama warga setempat usai acara pemberantasan DBD. (Ist)
KOTA BATU, BANGSAONLINE.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batu melaksanakan upaya pencegahan dan pengendalian penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Kegiatan yang dikenal dengan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) ini diadakan secara serentak di 37 titik dari 9 desa di Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Sabtu (24/5/2025).
Kepala Puskesmas Kecamatan Bumiaji, Kartini Kristalina, menjelaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kewaspadaan, terutama menjelang perubahan musim dan cuaca yang kurang baik.
BACA JUGA:
- Tekan Angka Kemiskinan hingga IPM Tembus 80,35, Wali Kota Batu Paparkan Capaian Positif LKPJ 2025
- Wali Kota Batu Lantik 139 Pejabat: Tekankan Visi 'Mbatu Sae' dan Inovasi Pelayanan
- Dinkes Kota Batu Imbau Waspada Super Flu, RS Karsa Husada Siapkan Ruang Isolasi
- Berhasil Turunkan Angka Stunting, Pemkot Batu Raih Penghargaan dari Kementerian Kesehatan
“Kegiatan ini untuk mengantisipasi timbulnya kasus DBD yang meningkat akibat kondisi cuaca yang tidak menentu,” ungkap Kartini.
Dalam penyelenggaraan PSN ini, Dinkes kota Batu mengajak masyarakat untuk aktif berpartisipasi menjaga kebersihan lingkungan masing-masing. Kartini menekankan pentingnya menjaga kebersihan dengan melakukan penyebaran abate dan membersihkan genangan air yang dapat menjadi sarang nyamuk.
“Kami mengimbau kepada masyarakat agar tidak menimbun barang bekas yang dapat menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk,” tambahnya.
Kegiatan ini mendapatkan antusiasme tinggi dari warga Giripurno, yang diajak untuk menyadari betapa pentingnya peran serta mereka dalam memerangi penyakit DBD.
Kepala Desa Giripurno, Suntoro, mengungkapkan rasa syukurnya atas berlangsungnya kegiatan PSN secara serentak di desanya. Acara yang dihadiri oleh Wali Kota Batu, Nurochman bersama pihak terkait ini menjadi momen penting bagi masyarakat Giripurno.
Suntoro mengungkapkan, kegiatan PSN bukan hanya sekadar sosialisasi, tetapi juga dilengkapi dengan penyerahan simbolis telur ayam dari Wali Kota Batu kepada ibu kepala desa. Selain itu, acara ini juga memberikan perhatian khusus kepada anak-anak stunting, ibu hamil dengan risiko tinggi, dan pasien home care di wilayah tersebut.






