Api di Gunung Penanggungan, seakan lelehan lahar. foto: suarasurabaya
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Gunung Penanggungan Mojokerto yang terbakar sejak Minggu (4/10), akhirnya berhasil dipadamkan Selasa (6/10) pukul 14.15 WIB.
Staf Pengendali Operasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jatim mengatakan, kebakaran Gunung Penanggungan ini terjadi di wilayah Perhutani RTH Ngoro dan RTH Trawas, tepatnya di petak 1 dan petak 18.
BACA JUGA:
- Pria Asal Jombang Ditemukan Meninggal di Depan Musala Hotel Tegalsari Mojokerto
- BPJS Kesehatan Mojokerto Gandeng Media Perkuat Edukasi Program JKN
- DPRD Kabupaten Mojokerto Soroti Kelalaian Perlindungan Kerja, Perusahaan Diminta Tanggung Jawab
- 2.500 Siswa Ikuti Try Out TKA di Ponpes Amanatul Ummah, Ini Pesan Bupati Mojokerto
Upaya pemadaman sudah dilakukan mulai Senin (5/10). Unsur yang turun dalam pemadaman yakni Polhut BKPH wilayah Pasuruan, dibantu dari personel Kodim Mojokerto dan masyakarat dari 4 desa yaitu Desa Tamiajeng, Kedungudi, Jedong, dan Desa Kunjuro Wesi.
Api akhirnya bisa dipadamkan hari ini pukul 14.15. Namun saat ini masih ada sisa bara di kayu-kayu bekas terbakar, sehingga masih ada asap yang kelihatan. Kondisi ini tetap dalam pemantauan Polhut BKPH Pasuruan.
Sebalumnya sekadar diketahui, Tanto Suharyadi Kepala BPBD Mojokerto mengatakan, kebakaran di gunung yang terletak sekitar 25 kilometer dari Surabaya ini terjadi sejak Minggu (4/10). "Perhutani dan masyarakat kemarin sudah naik untuk memadamkan api. Ternyata masih ada bara api, sehingga malam ini terbakar lagi," katanya, Senin (5/10) malam. (ssn/ros)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News






