Ilustrasi. Foto: Ist
Selama pemeriksaan yang dilakukan petugas kepada para teman teman kampus korban, dijelaskan secara rinci penyebab hingga HZ nekat melakukan tersebut.
“Korban ini sebelumnya telah kuliah di universitas negeri di Kota Malang, namun dirinya tetap ingin masuk di Unair. Berjalannya waktu akhirnya upayanya berhasil dan diterima, korban ambil keputusannya untuk keluar dari universitas di Malang guna mengejar impiannya. Namun impian masuk di jurusan yang berada di Unair ternyata gagal, sehingga depresi dan nekat gantung diri,” ucap Adjie.
Kini korban dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim, menunggu pihak keluarga menjemput jenazah. Perkiraan jenazah akan dikebumikan oleh pihak keluarga di Kabupaten Madiun, pada Rabu (16/4/2025) malam.
Informasi dalam berita di atas tidak ditujukan untuk menginspirasi kepada siapa pun untuk melakukan tindakan serupa.
Bagi pembaca yang merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.
(rus)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




