Rabu, 04 Agustus 2021 22:10

Diduga Jadi Beking Tambang Pasir, Minta Dugaan Keterlibatan Anggota Dewan Diusut

Kamis, 01 Oktober 2015 01:25 WIB
Diduga Jadi Beking Tambang Pasir, Minta Dugaan Keterlibatan Anggota Dewan Diusut
ilustrasi

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Tragedi kemanusiaan berlatar sengketa tambang pasir di Desa Selok Awar-Awar, Lumajang semakin menyedot perhatian banyak pihak. Terlebih dampak dari pro-kontra tambang pasir itu jatuh korban jiwa atas nama Salim Kancil.

Kesadisan para pelaku pembantai Salim Kancil yang berasal dari massa pro penambangan diduga kuat karena adanya orang kuat di belakang mereka. Terbaru seorang anggota DPRD Jawa Timur disebut-sebut menjadi beking penambangan pasir di Desa Selok Awar-Awar.

Terkait hal itu, Solidaritas untuk Masyarakat Miskin Indonesia (Somasi) mendesak DPRD Jatim terutama Badan Kehormatan (BK) mengusut tuntas keterlibatan oknum anggota dewan terkait kasus kekerasan dan pembunuhan terhadap warga penolak galian C pasir di Desa Selok Awar-Awar Lumajang.

Ketua LSM Somasi, Syamsul Hadi menegaskan munculnya kabar keterlibatan dari kalangan wakil rakyat Jatim dalam kasus kekerasan tersebut, patut disayangkan. Pria yang akrab disapa Abah Syamsul ini, mendesak lembaga legislatif Jawa Timur untuk mengusut tuntas, jika perilaku anggota DPRD Jatim tersebut melanggar Hak Asasi Manusia (HAM).

BACA JUGA : 

PPKM Diperpanjang Lagi, F-PDIP Minta Pemerintah Gratiskan Air dan Listrik

Fraksi PDI Perjuangan Jatim Usulkan Pembentukan Isoter di Tiap Desa/Kelurahan

Fraksi Demokrat: Wacana Hak Angket Hanya Membuat Kegaduhan Politik

Pro Kontra Hak Angket untuk Gubernur Khofifah, Sahat Tua: Secara Konstitusi Belum Ada Pelanggaran

“Dugaan keterlibatan anggota DPRD Jatim harus ditindaklanjuti oleh BK. Kalau benar terlibat diumumkan, kalau tidak terlibat juga disampaikan secara terbuka ke publik. Semuanya harus transparan,” tegas mantan Anggota DPRD Jatim ini, Rabu (30/9).

Terpisah, Forum Wartawan Ahlussunah Wal Jamaah (Forwaja) Jawa Timur mengutuk aksi kekerasan terhadap dua aktivis petani Salim Kancil dan Tosan di Desa Selok Awar awar, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang. Forwaja meminta aparat penegak hukum harus tegas dan transparan dalam menuntaskan kasus tersebut. Termasuk dugaan keterlibatan anggota Dewan.

"Jangan sampai kejadiaan seperti Salim Kancil dan Tosan menimpa para awak media yang kritis. Aktivis dan wartawan sama-sama menyuarakan kebenaran. Sayangnya, mereka juga sering berhadap-hadapan dengan kalangan preman," ujar Riko, ketua Forwaja.

Ia juga mendesak kepada aparat kepolisian mengusut tuntas kasus tersebut. Terlebih lagi, kasus pembantaian Salim Kancil dn Tosan ini menarik perhatian nasional. Mengusut tuntas artinya tidak hanya menangkap gerombolan pembantai Salim Kancil dan Tosan. Aparat penegak hukum harus secepatnya menangkap otak di balik pembantaian dua aktivis itu.

"Sampai saat ini masih belum menangkap siapa aktor intelektual. Saya yakin gerakan itu ada yang mengerahkan dan kaitannya dengan kepentingan tambang pasir ilegal. Apalagi ini menyangkut uang yang jumlahnya tidak sedikit,"pungkasnya. (mdr/dur)

Respons Keluhan Ojol Karena Terdampak Pandemi, ASC Foundation Bagikan Paket Sembako dan Uang Bensin
Kamis, 29 Juli 2021 13:40 WIB
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Muhammad Al Barra bersama Tim ASC Foundation-nya, telah menyalurkan paket sembako kepada para pedagang terdampak PPKM darurat di 12 kecamatan di Kabupaten Mojokerto. Aksi sosial ini terus dilakukan Gus Barra. Kali i...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Rabu, 04 Agustus 2021 11:59 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*69. Qaala satajidunii in syaa-a allaahu shaabiran walaa a’shii laka amraanDia (Musa) berkata, “Insya Allah akan engkau dapati aku orang yang sabar, dan aku tidak akan menentangmu dalam urusan apa pun.”70. ...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...