Wakil Wali Kota Kediri, Gus Qowim, saat meninjau pelaksanaan Bazar dan Operasi Pasar Murni (OPM) di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Kota Kediri. (Ist)
Wakil Wali Kota Kediri berharap OPM ini turut membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok. Sekaligus inflasi di Kota Kediri dapat terjaga. Gus Qowim mengajak masyarakat untuk saling mendukung dengan berbelanja di usaha milik teman, kerabat, atau tetangga sekitar. Sehingga UMKM bisa tumbuh dan perekonomian terus berputar.
"Mbak Wali Kota Kediri Vinanda dan saya juga menyampaikan terima kasih kepada Kejaksaan Negeri Kota Kediri telah memperbolehkan teman-teman UMKM berdagang takjil di depan kantor selama Ramadan. Insyaallah hal ini bisa membawa manfaat dan keberkahan," pungkasnya.
Dalam kesempatan ini, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Kediri, Andi Mirnawaty, mengungkapkan acara ini merupakan dukungan penuh Kejaksaan terhadap upaya Pemerintah Kota Kediri dalam menjaga inflasi. Khususnya di Bulan Ramadan ini.
"Kami mendukung kebijakan Pemkot Kediri mengenai pengendalian inflasi. Jadi kami meminta kegiatan ini dilaksanakan di Kantor Kejaksaan. Ada juga teman-teman UMKM di sini yang hadiri," ujarnya.
Pada Bazar dan OPM ini, beras kemasan 5 kilogram dijual dengan harga Rp65 ribu, telur Rp23 ribu, gula Rp15 ribu, dan minyak goreng Rp15 ribu per botol. Lalu ada juga kios pracang Perumda Pasar Joyoboyo, menyediakan cabai rawit kemasan 250 gram dengan harga Rp9 ribu, bawang putih kemasan 500 gram dengan harga Rp19 ribu, bawang merah kemasan 500 gram dengan harga Rp19 ribu, dan cabai merah keriting kemasan 250 gram Rp9 ribu. Ada pula bazar UMKM.
Turut mendampingi, perwakilan Forkopimda, Deputi Kepala Perwakilan BI Kediri Wihujeng Ayu, staf ahli, Kepala Disperdagin Wahyu Kusuma, Kepala Bagian Perekonomian Tetuko Erwin, Lurah Mojoroto Ahmad Koharudin, dan tamu undangan lainnya. (uji/msn)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




