Bupati Bangkalan, Lukman Hakim (tengah), bersama wakilnya (kanan), dan Suhud (kiri) saat silaturrahmi di Pendopo Agung. Foto: Ist.
BANGKALAN, BANGSAONLINE.com – Tim Song Osong Lombhung (SOL) menyampaikan 11 persoalan di Bangkalan yang tak kunjung selesai. Mulai dari urusan parkir, sampah, infrastruktur, pelayanan publik, banjir, wisata, pendidikan, kesehatan, pajak restoran dan reklame, etos kerja ASN, serta ramah terhadap perempuan dan anak.
Persoalan tersebut disampaikan saat tim SOL silaturahmi sekaligus buka bersama Bupati dan Wakil Bupati Bangkalan, Lukman Hakim dan Fauzan Dja'far di Pendopo Agung Bangkalan, Kamis (6/3/2025).
BACA JUGA:
- Gelar Pembinaan Aparatur Desa, Pemkab Bangkalan Dorong Peningkatan APBDes
- Ketua Komisi II DPRD Bangkalan Apresiasi Pemkab Lakukan Sidak Pajak Restoran
- Pemkab Bangkalan Gelar Jambore BUMDesa 2026, Strategi Produk Desa Tembus Pasar Modern
- Musrembang RKPD 2027 Bangkalan, Kepala Bappeda Jatim Minta Berdampak dan Selaras Program Nasional
Direktur Song Osong Lombhung (SOL), Suhud, mengatakan bahwa silaturahmi ini menjadi momentum di bulan Ramadhan untuk memberikan masukan kepada bupati dan wakil bupati.
"Agar tidak lupa dengan visi dan misinya saat kampaye, komitmen Bangkalan lebih baik lagi, agar terwujud di era kepemimpinannya," ucap Suhud.
Ia berharap dalam 100 hari kerja ke depan, bupati mampu mengurai persoalan-persoalan yang telah disampaikan, di antaranya soal sampah dan parkir liar.
"Bagaiama bisa di belakang mall dan di samping Pasar Induk Lemah Duwur ada tempat sampah. Bagaimana kenyaman pengunjung mall?" ungkap Suhud.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




