Sidak yang dilakukan tim gabungan Satreskrim Polres Gresik dan UPT Badan Metrologi Diskoperindag Gresik di dua SPBU
GRESIK,BANGSAONLINE.com - Satreskrim Polres Gresik dan UPT Badan Metrologi Diskoperindag Gresik melakukan sidak di dua stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di wilayah Kabupaten Gresik, Rabu (5/3/2025).
Dua SPBU yang menjadi sasaran sidak adalah SPBU Pertamina 54.611.01 K3PG di Jl. Dr. Wahidin Sudirohusodo dan SPBU Pertamina 54.611.04 di Jl. Veteran, Kabupaten Gresik.
BACA JUGA:
- Rekening Istri Tersangka Diduga Jadi Penampung Uang Kasus Penipuan ASN, Polisi Dalami Peran RA
- Respons Aduan Warga, Polres Gresik Razia Warung Miras di Lowayu
- Perkuat Keamanan Objek Vital Nasional JIIPE Serahkan Kantor Kepolisian Khusus Kawasan
- Komplotan Maling HP di Warkop Gresik Dibekuk, Satu Penadah Ikut Diamankan
Sidak yang dipimpin langsung oleh Kapolres Gresik, AKBP Rovan Richard Mahenu ini merespons keresahan masyarakat usai viral dugaan BBM oplosan atau pertalite RON 90 dicampur pertamax RON 92.
Dari pihak UPT Metrologi Legal Kabupaten Gresik, hadir Plt. Kepala UPT Trisno Yadi Setyawan, dan Penera Ahli Pertama Sekar Bias Tri Cahyani.
Hasil Sidak BBM di Dua SPBU
Dalam sidak ini, petugas melakukan pengujian kualitas dan volume BBM menggunakan alat pengukur density dan berat jenis.
Hasilnya, Pertalite dan Pertamax yang diuji di kedua SPBU tersebut masih memenuhi standar yang ditetapkan oleh Kementerian Perdagangan.
Penera Ahli UPT Metrologi, Sekar Bias Tri Cahyani, menyebutkan bahwa hasil pengukuran di SPBU K3PG dan SPBU Sentolang Veteran berada dalam batas toleransi yang ditetapkan oleh Permendag, yakni ±0,5% dari 20 liter (±100 ml).






