Tekan Impor Kedelai, Lamongan Budidayakan Kedelai Grobogan

Tekan Impor Kedelai, Lamongan Budidayakan Kedelai Grobogan Sekkab Lamongan, Yuhronur Efendi, saat panen kedelai. foto: haris/BANGSAONLINE

Sementara menurut Kasmulin, petani dari Desa Kedungbanjar Kecamatan Sugio, banyak keuntungan yang didapat dengan menanam kedelai varietas grobogan. Di antaranya masa panennya lebih pendek. Usia 74 hari sudah bisa dipanen, sedangkan varietas lokal lain butuh waktu sekitar 85 hari.

Selain itu, lanjut dia, hasil produksinya juga lebih banyak. Mencapai 2 ton lebih per hektar. Sedangkan kedelai lokal varietas wilis dan galunggung hanya mencapai 1,7 ton per hektar.

"Padahal saat tanam hingga panen, tidak ada air sama sekali yang mengairi sawah, “ ujarnya.

Sementara Sekkab Lamongan Yuhronur Efendi saat menghadiri panen raya itu menyebut hasil produksi kedelai varietas grobogan luar biasa. Padahal jika dibudidayakan dengan cara yang baik, produksinya bahkan bisa mencapai 3,5 ton per hektar.

"Kami akan terus dorong budidaya kedelai (varietas grobogan) ini. Sehingga tidak perlu impor lagi. Dan kesejahteraan petani juga akan meningkat. Bantuan sarana dan prasarana pertanian juga akan terus kami tingkatkan, “ ungkap dia.

Data Dinas Pertanian dan Kehutanan setempat menyebutkan, dari sasaran tanam komoditi kedelai seluas 19.200 hektar, terealisasi seluas 18.059 hektar, atau 94,06 persen. Sedangkan sampai dengan Bulan Agustus lalu, dari sasaran panen seluas 19.213 hektar, sampai saat ini yang sudah dipanen seluas 14.574 hektar atau 75,85 persen.

Kemudian dari sasaran produksi sebesar 19.213 ton, saat ini sudah tercapai 20.574 ton atau 107,08 persen. Produksi ini ditunjang dari produktivitas yang mencapai 14,01 kwintal perhektar atau 104,64 persen di atas target yang ditetapkan sebesar 13,99 kwintal perhektar.

Kecamatan Sugio juga menjadi salah satu kecamatan yang dijadikan lokasi demplot percontohan kedelai varietas grobogan seluas 10 hektar. Selain itu, demplot lainnya seluas 5 hektar berada di Kecamatan Kedungpring. (ais/rev)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO