Kondisi atap yang rusak dan nyaris ambrol
NGAWI,BANGSAONLINE.com - Kondisi atap ruang kelas di SDN Grudo 3 Ngawi hampir ambrol. Tercatat tiga ruang kelas mengalami kerusakan parah.
Hal ini menimbulkan kekhawatiran bagi siswa dan guru saat proses belajar mengajar.
BACA JUGA:
- Kaca Depan Pecah dan Sopir Terluka, 3 Pelajar Pelempar Bus Ditangkap di Padas Ngawi
- Bocah 10 Tahun Tewas Tenggelam di Danau Bekas Tambang Galian C Ngawi
- Warga Rejomulyo Ngawi Keluhkan Bau Peternakan Ayam Petelur, Minta Perbaiki Pengelolaan Limbah
- Angin Kencang Rusak Puluhan Rumah di Ngawi, Warga Panik Selamatkan Diri
Atap yang terancam roboh berada di ruang kelas I, II, dan III. Untuk mencegah hal yang tidak diinginkan, pihak sekolah telah memasang tiang penyangga di dalam kelas.
Namun, kondisi bangunan tetap berbahaya, terutama saat hujan deras dan angin kencang.
Saat ini, dua ruang kelas masih digunakan untuk kegiatan belajar mengajar (KBM). Kelas III dengan 31 siswa tetap belajar di ruang kelas III, sementara kelas I yang berisi 25 siswa belajar di ruang kelas II.
Namun, kelas II yang terdiri dari 12 siswa terpaksa dipindahkan ke perpustakaan. Satu ruang lainnya telah dikosongkan karena dianggap terlalu berisiko.
Fatimatu Zahro, siswi kelas III, mengaku merasa khawatir dengan kondisi ruang kelasnya. Terutama saat hujan deras disertai angin kencang, mereka takut atap ruang kelas tiba-tiba rubuh.
“Takut kalau sekolahnya roboh,” tuturnya pada Jumat (7/2/2025).
Kepala SDN Grudo 3, Sudarwati, menjelaskan bahwa kerusakan atap sudah terdeteksi sejak tahun 2022. Meski sempat diperbaiki, kondisinya kembali memburuk pada tahun 2024.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




