Siuasi Ghaza yang hnacur akibat perang. Warga Palestina mencari korban di lokasi serangan Israel terhadap rumah-rumah di kamp pengungsi Jabalia, rumah sakit Indonesia, di Jalur Gaza utara (18/11/2023). ANTARA/REUTERS/Fadi Alwhidi/aa.
Untuk saat ini, kekhawatiran utama utusan Trump adalah tingginya angka kejahatan yang dipicu oleh interaksi sehari-hari antara warga Israel dan Palestina di Gaza dan sekitarnya, bahkan dengan adanya perjanjian gencatan senjata. "Ingat, ada banyak orang, radikal, fanatik, bukan hanya dari pihak Hamas, dari sayap kanan pihak Israel, yang benar-benar terdorong untuk meledakkan seluruh kesepakatan ini," kata pejabat transisi tersebut.
Mengunjungi Gaza akan memungkinkan Witkoff untuk melihat sendiri dinamika yang ada di sana. Ia ingin melihat langsung dibandingkan mempercayai perkataan Israel atau Palestina.
Belum jelas, apakah warga Gaza bersedia pindah atau tidak. Gagasan relokasi sangat kontroversial di kalangan warga Palestina dan sesama warga Arab. Banyak yang percaya bahwa relokasi akan menjadi langkah pertama bagi Israel untuk memaksa mereka meninggalkan tanah mereka.
Lalu bagaiman tanggapan pemerintah Indonesia?
Dilansir CNBC, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menanggapi isu terkait rencana Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang ingin merelokasi warga Gaza beberapa negara, salah satunya Indonesia.
"Pemerintah RI tidak pernah mendapatkan informasi apapun mengenai hal ini," demikian pernyataan juru bicara Kemlu, Rolliansyah Soemirat, pada Senin (20/1/2025).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




