Satpol PP saat melakukan penyegelan di salah satu warkop di SGB.
"Informasi dari masyarakat memang disini jual miras, kami belum bisa memastikan karena orangnya tidak ada, tapi kami akan panggil yang bersangkutan," jelasnya.
Sementara salah satu pemilik warkop di SGB, Nur Misliana membenarkan adanya insiden pembacokan yang terjadi pada hari Sabtu dini hari.
Namun Misliana tidak begitu mengerti persoalan keributan yang terjadi di warung sebelahnya. Sebab, saat kejadian ia masih tidur.
"Kebetulan saya sudah tertidur, yang jaga karyawan, dia sekarang diperiksa polisi sebagai saksi. Bangun karena ada ramai-ramai, dan korban sudah bersimbah darah," ucapnya.
Ia bercerita, kejadian itu melibatkan pelanggan warungnya dan pelanggan warung disebelah yang diduga menjadi tempat mabuk.
"Pelakunya itu ngopi di warung saya, korbannya di sebelah. Memang sempat ada kesalahpahaman, korban yang kebetulan mabok tersinggung karena dilihat," tuturnya. (Fat/uzi/msn)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




