Para Jukir Kota Batu saat mengikuti sosialisasi tentang pengelolaan perparkiran di Kota Batu
Jukir tidak hanya diharapkan menarik tarif sesuai karcis, tetapi juga menjaga sopan santun dan profesionalisme dalam melayani pengguna jasa parkir.

“Saya yakin, saat Jukir disiplin, ramah, dan sopan, dampaknya tidak hanya pada peningkatan PAD tetapi juga kenyamanan wisatawan. Hal ini akan memberikan keuntungan bagi semua pihak, termasuk pelaku wisata, pedagang, dan masyarakat Kota Batu,” lanjut Hendry.
Dishub Batu juga mendorong Jukir untuk berperan lebih luas, seperti menjadi Public Relations atau Time Leader (TL) bagi wisatawan.
Dengan peran ini, Jukir dapat menjadi wajah pertama yang memberikan kesan positif kepada wisatawan yang datang ke Kota Batu.(asa/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




