Pelaku yang ditembak mati karena melempar bom ke petugas saat dibawa ke kamar mayat RS Bhayangkara
"Sejak sore kemarin, (Selasa 12 November 2024) kami intai dia. Hingga dini hari kami berhasil amankan yang bersangkutan," tambah Jumhur.
Usai melakukan tindakan, pihak Jatanras Polda Jatim menemukan barang bukti kunci Y yang dipergunakan untuk berkasi curanmor.
AKBP Abaridil Jumhur adalah seorang perwira yang telah malang melintang dalam memberantas kejahatan jalanan.
Julukan sebagai Pencabut nyawa bagi pelaku kejahatan jalanan telah menempel di dirinya sejak bertugas di Polwiltabes Surabaya (Sekarang Polrestabes Surabaya).
Tidak tanggung tangung selama pelaku kejahatan jalanan yang menggangu keselamatan masyarakat akan dilibas habis. Dalam catatan media, Abaridil Jumhur telah berkali kali melakukan tindakan tegas terukur kepada pelaku kejahatan jalanan sejak tahun 2012 saat menjabat Satreskrim Polwiltabes Surabaya.
Sejak terhitung 2014 Abaridil Jumhur pindah dari Polwiltabes Surabaya dan berdinas di luar pulau Jawa. Dan sejak tahun itulah dirinya tidak terditeksi melakukan tindakan tegas terukur (810 alias tembak mati) kepada pelaku kejahatan jalanan.
“Saya juga lupa bro, kapan terakhir saya melakukan tindakan tegas terukur. Tapi intinya kemarin kita terpaksa melakukan 810 (tembak tegas terukur) karena ada unsur membahayakan terhadap anggota Polisi yang akan menangkapnya,” tutup Abaridil Jumhur. (rus/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




