Mega Bagus Saputra dan Agus Chumaidy.
Sebelumnya, Mega Bagus Saputra membenarkan kalau dirinya mendukung kotak kosong pada Pilkada 2024.
"Iya, saya mendukung kotak kosong," katanya.
Sementara Agus Chumaidy mengaku lebih memilih kotak kosong karena merasa kondisi Pilkada Gresik tidak sesuai dengan harapannya.
"Saya tidak sepakat dengan satu pasangan calon (paslon) dalam Pilkada Gresik 2024," katanya kepada wartawan.
Menurut Medy, pilkada yang hanya diikuti satu paslon menjadikan demokrasi tidak sehat. Sebab, masyarakat tidak memiliki pilihan calon lain.
"Untuk itu, saya berharap Pilkada Gresik 2024 bisa diulang jika yang menang kotak kosong. Sehingga, partai partai di Gresik bisa memunculkan banyak calon sebagai pilihan untuk masyarakat," harapnya.
Ditanya soal usulan pemecatan dirinya oleh DPC, Medy mengaku tidak mempersoalkan.
"Saya memasrahkan keputusan kepada partai," tutupnya. (hud/ns)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




