Selasa, 15 Oktober 2019 09:38

Antisipasi Penjarahan Eks RSUD di Mojokerto Dipagar Keliling

Minggu, 13 April 2014 12:43 WIB
Editor: rosihan c anwar
Wartawan: yudi eko purnomo
Antisipasi Penjarahan Eks RSUD di Mojokerto Dipagar Keliling
Dipagar seng, eks RSUD di Jalan Gajahmada.foto:yudi eko purnomo/BANGSAONLINE

MOJOKERTO (bangsaonline)-Maraknya aksi penjarahan terhadap aset milik Pemkot Mojokerto menjadikan pemerintah setempat ekstra waspada. Setelah Sentra Industri Kecil (SIK) di Jalan Raya By Pass dijarah maling, giliran eks RSUD Dr Wahidin Sudiro Husodo diberi perhatian khusus.

Seperti Eks RSUD di Jl Gajah Mada saat ini telah dipasang pagar pengaman setinggi dua meter agar tidak dibobol maling.

Moch Effendy, Kadis PU Kota Mojokerto mengatakan pagar setinggi dua meter yang dipasang sepanjang bangunan eks RSUD untuk melindungi aset rumah sakit. Pasalnya sejak pindah di Surodinawan masih banyak peralatan rumah sakit yang tertinggal. "Kebetulan untuk mendukung rumah sakit baru, pemkot melakukan pengadaan alkes baru. Sehingga peralatan lama masih banyak tertinggal di RSUD lama," ujar Effendy, Minggu (13/04/2014).

Pemkot sangat bertanggung jawab untuk melindungi aset daerah agar tidak jarah maling. Meski sudah ada tenaga kemanan di gedung tersebut, namun untuk menjaga gedung seluas sekitar sepuluh hektar ini kemampuannya sangat terbatas. Selain gelap bangunn tersebut memilki banyak pintu masuk." Ya memang paling efektif selain satpam kita juga bangun pagar tertutup," ujarnya.

Sementara lemahnya pengamanan aset terlihat di bangunan milik Pemkot di Jl.By Pass. Bangunan yang rencanakan digunakan sebagai SIK kini habis di jarah maling. Aset senilai ratusan juta kini muspro, beberapa bagian bangunan seperti roling door, panel listrik dan kabelnya serta kusen cendela habis di babat maling. Akibat penjarahan itu Pemkot dirugikan sekitar ratusanjuta rupiah. Pengalaman buruk terhadap hilnggnyaaset pemkot akibat di jarah malingsegera di sikapi oleh pimpinan daerah setempat.

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Minggu, 13 Oktober 2019 23:15 WIB
BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur memiliki wisata unik berbasis minyak dan gas bumi (Migas), tepatnya di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro.Di desa ini terdapat ratusan sumur minyak tua peninggal...
Senin, 14 Oktober 2019 10:04 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan*Rayap, dalam Kamus Besar Bahasa Indonesa (KBBI), mengandung dua arti. Pertama, rayap adalah serangga (seperti semut) berwarna putih tidak bersayap. Kedua, rayap berarti orang yang mengeruk kantong orang lain.Dalam berbagai ...
Minggu, 06 Oktober 2019 22:56 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...