Pendopo Kabupaten Mojokerto
MOJOKERTO,BANGSAONLINE.com -Kabupaten Mojokerto menargetkan pemindahan pusat pemerintahan ke wilayah baru selesai pada 2027.
Hal itu disampaikan pendiri Ponpes Amanatul Ummah, KH Asep Syaifudin Chalim saat konferensi pers di Pondok Amanatul Ummah, Pacet, Sabtu (29/11/2025) malam, setelah Raperda APBD 2026 disetujui DPRD.
BACA JUGA:
- Pria Asal Jombang Ditemukan Meninggal di Depan Musala Hotel Tegalsari Mojokerto
- BPJS Kesehatan Mojokerto Gandeng Media Perkuat Edukasi Program JKN
- DPRD Kabupaten Mojokerto Soroti Kelalaian Perlindungan Kerja, Perusahaan Diminta Tanggung Jawab
- 2.500 Siswa Ikuti Try Out TKA di Ponpes Amanatul Ummah, Ini Pesan Bupati Mojokerto
Kiai Asep menegaskan bahwa percepatan pembangunan pusat pemerintahan menjadi prioritas penting untuk meningkatkan pelayanan publik yang lebih modern dan terintegrasi, sekaligus mendorong pemerataan pertumbuhan ekonomi.
“Insyaallah, 2027 pusat pemerintahan Kabupaten Mojokerto sudah selesai dan bisa ditempati,” katanya.
Ia menambahkan bahwa pemindahan pusat pemerintahan bukan sekadar relokasi fisik, melainkan investasi besar untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif.
“Kabupaten Mojokerto harus mampu tampil sebagai daerah percontohan bagi wilayah lain di Indonesia, bahkan skala internasional. Saya akan mendukung total pemerintahan Mubarok untuk menjadikan Kabupaten Mojokerto miniaturnya Indonesia yang maju, adil, dan makmur,” ujarnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




