Salat Gaib untuk korban bencana yang dipimpin Kiai Asep
MOJOKERTO,BANGSAONLINE.com -Pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah, Asep Syaifudin Chalim, memimpin salat gaib untuk korban banjir di Aceh,
Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Ibadah tersebut digelar seusai salat Jumat di Masjid Ponpes Amanatul Ummah dan diikuti ribuan santri serta santriwati.
BACA JUGA:
- PWNU dan 23 PCNU se-Jawa Barat Dukung Kiai Asep Masuk AHWA
- Antre Sedekah Kiai Asep, Ratusan Orang Datang Sejak Pukul 3 Malam di Siwalankerto Surabaya
- Ketua Panitia Muktamar NU Harus Adil dan Netral, Bukan Kubu Kiai Miftah, Bukan Kubu Gus Yahya
- Kiai Asep Bertemu Dubes Mesir Bahas Pendidikan, Mesir Siap Kirim 1.000 Guru Bahasa Arab
Usai salat gaib dan doa bersama, Asep Syaifudin Chalim menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud solidaritas dan belasungkawa bagi para korban bencana.
“Ini bentuk kepedulian kami sebagai sesama warga Indonesia. Saudara-saudara kita yang terkena bencana membutuhkan perhatian, doa, dan dukungan dari kita semua.
Salat gaib ini kita tujukan pada saudara kita di Sumatra dan Aceh.
Kita berdoa untuk mereka yang meninggal.
Berdasarkan berbagai hadis Nabi, mereka mati syahid. Barang siapa yang meninggal dalam kejatuhan dalam reruntuhan, itu mati syahid, dan barang siapa yang meninggal dalam tenggelam, juga mati syahid. Dan orang yang mati syahid itu akan diberi syafaat.
Kita juga mendoakan keluarganya yang ditinggalkan agar diberikan kesabaran dan bisa memulihkan keadaan seperti semula,” ujarnya.
Ia berharap pemerintah dapat segera memberikan bantuan dan melakukan pemulihan di wilayah terdampak.
“Saya berharap agar pemerintah juga bisa memberikan bantuan dan pertolongannya secepatnya untuk memulihkan keberadaan. Di antaranya, memulihkan listrik padam menjadi kemudian terang kembali.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




