Lokasi begal di Sidoarjo.
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Pelaku begal di Kota Delta semakin menjadi-jadi. Kali ini, korban dituduh merupakan anggota pesilat dan melukai saudara dari pelaku sembari menodongkan senjata tajam.
Peristiwa itu dialami oleh SS dan SR di Jalan Kartini, Kelurahan Sidokumpul, Sidoarjo, tepatnya di depan salah satu rumah makan. Motor yang digondol pembegal ialah Honda PCX 2023 warna putih, dompet, 2 HP, dan sejumlah uang tunai.
BACA JUGA:
- Sidang Penggelapan Kasur di Sidoarjo: 7 Ponpes Sudah Bayar Lunas, Tapi Uang Rp620 Juta Tak Disetor
- 35 Siswa SD di Sidoarjo Dapat Pelatihan Jadi Polisi Cilik untuk Lomba Polda Jatim
- Polresta Sidoarjo Amankan Truk Gandeng yang Tabrak Mahasiswi hingga Tewas di Buduran
- PNS Asal Taman Sidoarjo Meninggal Mendadak Usai Isi BBM di SPBU Kalijaten
Diceritakan oleh SS, pelaku begal sekitar 8 remaja yang mengendarai 5 sepeda motor dan saling berboncengan. Ia mengatakan, salah satu pelaku berpawakan kurus dan berusia sekira 30 tahun.
Saat kejadian, ia dan rekannya mengaku panik, sehingga tidak fokus memperhatikan pelaku saat kejadian pada Selasa (13/2/2024) sekira pukul 20.00 WIB. Saat itu, warga Kecamatan Sidoarjo ini berboncengan menuju ke rumah setelah mengikuti tahlilan di salah satu kerabatnya, dan melewati lokasi kejadian.
"Kami mengendarai motor pelan-pelan, tiba-tiba dicegat sama pelaku," ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (16/2/2024).
Sesampainya di TKP, ia mengatakan bahwa jalanan dalam keadaan sepi namun masih terdapat orang lalu lalang. Secara tiba-tiba, para pelaku datang dari arah belakang dan langsung memepet kendaraan korban.
Mengetahui kejadian ini, SS dan SR berhenti seraya menjelaskan, "Mereka menuduh saya anak perguruan silat dan memukuli adiknya, padahal saya tidak melakukan apa-apa."
Selain itu, SR sempat ditodong salah satu pelaku. Kemudian, barang berharga milik kedua korban pun dirampas.
"Saya lalu dibonceng sama mereka, katanya dibuat jaminan," kata SS.
Selanjutnya, ia dibonceng pelaku dan dibawa ke arah Bluru dan diturunkan di tempat yang sepi, depan SDN Sidoklumpuk. Sedangkan SR yang dibonceng oleh pelaku menggunakan Honda PCX milik SS dibawa menuju ke Alun-Alun Sidoarjo, dan diturunkan di sana.
Salah satu korban sempat berupaya mengamankan kendaraannya. Namun, upaya yang dilakukan tak menuai hasil karena diancam menggunakan senjata tajam.
Atas kejadian ini korban langsung melapor ke polisi. Kasi Humas Polresta Sidoarjo Iptu Tri Novi Handono, membenarkan adanya curas atau pencurian dengan kekerasan, "Iya benar, korban sudah melapor." (cat/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




