Ketua RT 5 RW 2 Kelurahan Tempurejo (kiri) saat menunjukkan air sumur yang diduga tercemar. Foto: MUJI HARJITA/ BANGSAONLINE
KOTA KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Tim dari ITS Surabaya akan meninjau lagi lokasi sumur yang diduga tercemar dan airnya bisa terbakar ketika disulut korek api.
Salah satu Staf Kelurahan Tempurejo Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, membenarkan informasi tersebut. Namun untuk waktu, pihaknya belum dipastikan.
BACA JUGA:
- Halaqah Keuangan Haji Kediri: Strategi BPKH Optimalkan Dana Jemaah dan Solusi Pangkas Antrean
- Wali Kota Kediri Berangkatkan 1.100 Pekerja Hadiri Peresmian Museum Marsinah di Nganjuk
- Operasi 'Jumat Gaul' di Kabupaten Kediri, Empat Pelanggar Lalin dan Kerumunan Pemuda Ditertibkan
- Libur Panjang Bikin SLG Kediri Dipadati Wisatawan, Parkir Dibuka Penuh
"Informasinya tim dari ITS memang akan meninjau kembali sumur warga yang diduga tercemar. Tapi waktunya belum diketahui," kata staf perempuan tersebut.
Sularti (58) salah satu warga mengatakan, bahwa air sumurnya mulai bau sejak sebulan lalu. Tapi mulai menyengat dan airnya bisa terbakar saat disulut api sejak Jumat (8/9/2023) pukul 16.00 WIB.
"Mendapati hal tersebut, saya lalu lapor Pak RT," kata Sulastri, Senin (11/9/2023).
Sedangkan, Abdullah Mubarok, Ketua RT 5 RW 2, Kelurahan Tempurejo, membenarkan bahwa pihaknya mendapat laporan dari Sulastri terkait air sumurnya yang diduga tercemar.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




