Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, saat mengenakan helm keselamatan kepada peserta pelatihan kerja. Foto: SYUHUD/BANGSAONLINE
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, mengapresiasi pelatihan ketrampilan kerja untuk 3 kecamatan yang digelar dinas tenaga kerja (Disnaker) setempat. Adapun sejumlah kecamatan itu yakni, Bungah, Kedamean, dan Menganti.
Terdapat 48 orang yang mengikuti pelatihan keterampilan kerja secara gratis, mereka juga akan mendapatkan sertifikat Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Bupati mengatakan, tujuan diadakannya pelatihan untuk mendorong sumber daya manusia (SDM) di Gresik agar memiliki daya saing, dan diharapkan mampu mengikis angka pengangguran.
BACA JUGA:
- Perlintasan KA Gresik-Babat Diperbaiki Lima Hari, KAI Daop 8 Imbau Pengendara Kurangi Kecepatan
- Pemkab Gresik Raih WTP ke-11 Berturut-turut, BPK Soroti Pentingnya Tata Kelola Bersih
- BPJS Kesehatan Perpanjang Cicilan Tunggakan JKN hingga 36 Bulan
- Kurang Dari 24 Jam, Polsek Gresik Kota Bekuk 2 Pelaku Curanmor
"Ini menjadi modal awal. Mudah-mudahan peserta yang mengikuti pelatihan, mendapatkan ilmu sekaligus sertifikat menjadi lebih percaya diri untuk bersaing di dunia kerja," ucapnya.
Ia menyebut, pelatihan kerja menjadi salah satu senjata Pemkab Gresik dalam menurunkan angka pengangguran. Mengacu data dari BPS, tingkat pengangguran terbuka di Gresik berada pada angka 7,84 persen atau 56.501 orang pada 2022.
Bupati menyampaikan, pelatihan yang merupakan hasil kolaborasi antara Disnaker Gresik dengan rumah vokasi ini adalah langkah yang progresif. Menurut dia, ekosistem yang ada di Kota Pudak saat ini sudah lengkap.
"Ada Disnaker. Rumah vokasi di bawah naungan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) yang mampu mengharmonisasi dengan dunia industri. Kolaborasi keduanya menghasilkan program/langkah strategis. Ini sudah jelas kerangka ekosistemnya," paparnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




