Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.
COVENTRY, BANGSAONLINE.com - Gubernur Khofifah meraih penganugerahan Honorary Award for Global Peace and Women Empowerment atau Perdamaian Gobal dan Pemberdayaan Perempuan dari Minhaj-Ul-Quran International, organisasi islam internasional yang berdiri sejak 1980 dengan keanggotaan dari 93 Negara di seluruh dunia.
Khofifah diundang khusus oleh Shaykh ul Islam Dr Muhammad Tahir ul Qadri sebagai founding leader dari Minhaj-Ul-Quran International sebagai penerima pertama dan satu-satunya pemimpin perempuan yang menerima penghargaan tersebut.
BACA JUGA:
- Sambut Kepulangan Kloter Pertama Jemaah Haji dari Jawa Timur, Khofifah Apresiasi Layanan Imigrasi
- WFH ASN Jatim Bergeser ke Jumat Mulai Juni, Gubernur Khofifah: Ikuti Arahan Mendagri
- Pecel Masuk 10 Besar Salad Terbaik Dunia, Khofifah: Bukti Kuliner Jatim Mendunia
- Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional 2026, Gubernur Khofifah Hadir di Layanan Kegiatan Jawara
Berlangsung hidmat dan meriah di Warwick University Conventioan Hall dan diikuti oleh 1200an tokoh Islam Minhaj Welfare Foundation dari Inggris, Amerika Serikat, Eropa, Afrika serta Asia , gubernur sekaligus Ketua Umum PP Muslimat Nahdlatul Ulama itu menerima penghargaan.
Apresiasi tersebut diserahkan langsung Chairman Al Hidayah UK, Zahid Iqbal pada Gubernur Khofifah pada acara Konferensi Al Hidayah di Ballroom University of Warwick , salah satu perguruan tinggi negeri terkemuka di UK, Minggu (27/8/2023).

Menurut Adnan Muhail dalam sambutan pengantarnya mewakili pemberi penghargaan, penganugerahan tersebut diberikan atas dasar pertimbangan bahwa Khofifah memiliki peran besar terhadap kemaslahatan ummat, memimpin provinsi kedua terbesar di Indonesia -negara yang berpenduduk muslim terbesar di dunia- dan berhasil membangun gerakan sosial melalui organisasi dan pemerintahan yang dipimpinnya.
Khofifah menerima penghargaan atas apresiasi kerjanya dalam Global Peace (Perdamaian Dunia) dan Women Empowerment (Pemberdayaan Perempuan). Dalam kesempatan yang sama digelar sebuah konferensi yang dihadiri oleh perwakilan Yayasan Al-Hidayah Internasional dari berbagai negara.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




