Antisipasi BBM Langka, Dewan Sumenep Minta Pemkab Inventarisir Ranmor di Kepulauan

SUMENEP, BANGSAONLINE.com - Anggota Komisi II , Juhari, meminta agar pemerintah daerah setempat melakukan pendataan ulang terhadap kendaraan bermotor di sejumlah Kepulauan Sumenep. Itu dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) Bersubsidi yang disebabkan maraknya kendaraan bermotor bodong.

Pasalnya, dilihat dari segi letak geografis, di sejumlah kepulauan Sumenep berpotensi besar masuknya kendaraan bodong. Selain karena pengawasannya yang dinilai cukup sulit, daerah kepulauan rentan dijadikan tempat sebagai transit barang dari sejumlah daerah luar Sumenep, seperti daerah Kalimantan dan Bali.

”Makanya kami menghimbau pemerintah daerah sebagai penanggung jawab pendistribusian BBM bersubsidi untuk melakukan pendataan ulang. Bahkan, jika perlu pendataan itu minimalnya dilakukan setiap dua kali dalam satu tahun,” katanya.

Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu mengatakan, dirinya mengaku telah mendapatkan informasi jika pengiriman kendaraan ke sejumlah kepulauan di Sumenep kerap dilakukan. Pengiriman itu dilakukan dengan jumlah yang tidak sedikit, bahkan dalam satu bulan mencapai ratusan unit.

”Bukannya kami tidak percaya terhadap pihak kepolisian yang telah melakukan pengawasan secara ketat, tapi tidak menutut kemungkinan jika di antara salah satu kendaraan itu ada yang tanpa dilengkapi surat-suratnya,” ungkapnya.

Apalagi menurut legislator dua periode itu, pengiriman yang dilakukan tidak terpusat satu lokasi. Bahkan, yang sudah nampak kepermukaan ada di lokasi pelabuhan Kalianget dan juga pelabuhan rakyat gresik putih.

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO