Gubernur Khofifah saat memimpin Ops Ketupat 2023.
“Tolong komunikasi publik diperkuat. Baik yang menggunakan media TV-Radio nasional maupun lokal, serta media streaming Polri TV-Radio melibatkan toga, tomas, influencer dan public figure,” kata Khofifah.
Ia menegaskan bahwa Kemenhub telah memperkirakan potensi peningkatan pergerakan masyarakat. Jika tahun lalu pergerakan masyarakat mencapai 85,5 juta orang, di tahun 2023 diprediksi jumlahnya meningkat menjadi 123,8 juta orang atau meningkat 44,8 persen.
Gubernur menjelaskan, Operasi Ketupat 2023 melibatkan 148.261 personel gabungan yang terdiri dari TNI-Polri, Kementerian terkait, BNPB, BMKG, Basarnas, Pertamina, Jasa Raharja, Jasa Marga, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Pramuka dan Mitra Kamtibmas lainnya.
"Seluruh, para personel tersebut nantinya akan menempati 2.787 Pos Pengamanan," pungkasnya.
Sementara itu, Kapolda Jatim menyebut yang akan pelaksanaan Operasi Ketupat Tahun 2023 ini dilaksanakan pada hari ini sampai dengan nanti tanggal 1 Mei 2023. Sebanyak, 19.593 personil dilibatkan dari seluruh kekuatan baik dari TNI Kemudian dari kodam dan yang lainnya.
Ia mengungkapkan, jumlah pos yang tergelar terbagi di Pos Pam sebanyak 216 pos kemudian pos pelayanan sebanyak 44 dan pos terpadu. Sebanyak 16 lokasi menjadi prioritas dari kegiatan aktivitas pengamanan diantaranya lokasi Salat Id kemudian terminal sebanyak 75 lokasi, Pelabuhan sebanyak 102 lokasi, Bandara 6 lokasi kemudian Stasiun 87 lokasi hingga tempat wisata sebanyak 507 lokasi dan tempat perbelanjaan sebanyak 718 lokasi.
Dalam kesempatan itu, para pihak terkait juga melaksanakan pemusnahan Barang Bukti (BB) hasil ungkap Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) selama Bulan Puasa atau menjelang Hari Raya Idul Fitri 1444 H. Di mana, barang bukti miras yang dimusnahkan merupakan hasil dari kegiatan rutin yang ditingkatkan selama bulan Ramadhan dan menjelang pelaksanaan operasi ketupat Semeru 2023.
Adapun barang bukti miras ini sebanyak 22.280 dari berbagai merek yang berhasil dijaring yang terdiri dari Ditresnarkoba Polda Jatim sebanyak 8.300 botol miras, Polrestabes Surabaya 4.000 botol miras dan dari Polres jajaran sebanyak 13.980 miras. (dev/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




