Kepala BPBD Jember, Sigit Akbari, saat meninjau lokasi longsor di beberapa titik.
JEMBER, BANGSAONLINE.com - Kepala BPBD Jember, Sigit Akbari, meninjau lokasi terdampak bencana longsor. Saat itu, ia berpesan kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana yang dapat ditimbulkan dari curah hujan yang cukup tinggi pada musim penghujan.
"Lebat sekali, hujannya deras dan lama. Hal itu menyebabkan jalanan menjadi becek dan licin. Jadi menimbulkan tanah longsor. Selain itu juga disertai angin kencang yang menyebabkan banyak pohon tumbang," ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (8/11/2022).
BACA JUGA:
- Gus Fawait Raih Penghargaan di HPN 2026
- RSD dr Soebandi Jadi RS Pendidikan Dokter Spesialis, Gus Fawait: Layanan Setara di Surabaya
- Hapus Denda Pajak hingga 30 Juni 2026, Gus Fawait: Warga Tetap Wajib Bayar Pokok Pajak
- Targetkan Renovasi 1.000 RTLH pada 2026, Gus Fawait Galakkan Program Pengentasan Kemiskinan
Hujan deras disertai angin kencang menyebabkan longsoran tanah, dan pohon tumbang yang menimpa 3 rumah warga di Kecamatan Silo, Ambulu, Kaliwates, dan Ajung pada Senin (7/11/2022). Terdapat satu korban jiwa yang kini telah ditemukan setelah dilakukan pencarian semalam.
"Kami akan membantu semaksimal mungkin kepada masyarakat di wilayah terdampak bencana. Alat berat didatangkan dari dinas PU (pekerjaan umum) dan kami tinggal mengakses ke wilayah- wilayah tersebut," kata Sigit.
"Kalau malam hari terjadi hujan, atau hujan deras walaupun di siang hari, hendaknya jangan berada di rumah, tetapi evakuasi diri. Apalagi rumah- rumah yang sangat rawan tertimpa banjir maupun longsor," imbuhnya. (yud/bil/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




