Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, saat mendoakan para korban tragedi Kanjuruhan dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
"Ada 131 orang yang meninggal dunia dampak dari tragedi Kanjuruhan. Mari kita doakan semuanya. Mudah-mudahan yang meninggal amal ibadahnya diterima Allah, semua khilafnya diampuni Allah dan beliau-beliau dipanggil dalam keadaan khusnul khotimah, Al-Fatihah," urai Khofifah.
Tidak hanya itu, gubernur menyampaikan bahwa sampai saat ini masih ada beberapa korban yang mendapatkan perawatan intensif di ICU. Untuk mereka, ia juga mendoakan agar korban yang masih dirawat segera mendapatkan kesembuhan.
"Mari kita doakan agar mereka yang masih dalam masa perawatan segera diberi kesembuhan. Supaya bisa beraktifitas seperti biasanya, aamiin," tuturnya.
Menurut Khofifah, tragedi Kanjuruhan merupakan duka mendalam bagi masyarakat Jawa Timur, serta duka bagi sepak bola Indonesia. Sehingga, ia berharap dengan sangat agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa yang akan datang.

Sejak hari pertama tragedi terjadi dan ada banyak korban meninggal dunia, gubernur langsung meminta Masjid Nasional Al Akbar untuk menyelenggarakan sholat Ghoib. Dengan demikian, sholat ghoib dilaksanakan pada tanggal 2 dan 3 Oktober 2022 di Masjid Nasional Al Akbar.
Tak hanya itu, di hampir semua event kegiatan, Khofifah juga senantiasa memimpin doa untuk korban tragedi Kanjuruhan. (dev/sis)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




