Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat membagikan bendera ke masyarakat. Foto: DEVI FITRI AFRIYANTI/ BANGSAONLINE
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Semangat nasionalisme dan cinta tanah air disuntikkan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melalui pembagian 77 ribu bendera merah putih secara gratis.
Sebanyak 77 ribu lembar bendera merah putih tersebut mulai dibagikan Khofifah kepada masyarakat yang telah mendaftar secara online, mulai hari ini di Ruang Binaloka Kantor Gubernur Jatim, Jalan Pahlawan, Surabaya, Selasa (2/8/22).
BACA JUGA:
- Gubernur Khofifah Ajak SPPG Perkuat Tata Kelola MBG, Imbau Kepala Daerah Jaga Mutu Layanan
- Malam Terakhir Ramadan 2026, Khofifah Gelar Qiyamul Lail dan Lomba Kreativitas di Gedung Grahadi
- Hore! Gubernur Jatim Gratiskan Transjatim Selama Dua Hari saat Lebaran, Idulfitri Jadi Lebih Hemat
- Gubernur Khofifah Lepas 3.000 Pemudik Kapal Laut di Pelabuhan Jangkar Menuju Raas dan Sapudi
Dalam kesempatan tersebut Gubernur Khofifah menyampaikan bagi-bagi bendera gratis ini tidak sekadar untuk menyemarakkan HUT Kemerdekaan RI. Gerakan ini merupakan upaya untuk memupuk kecintaan terhadap merah putih dan NKRI.
“Kita memulai pada hari ini 2 Agustus 2022 di Gedung Binaloka Kantor Gubernur Jatim. Sesungguhnya, momentum ini ibarat nabuh gong semangat bersama untuk berkomitmen mengibarkan bendera merah putih. Tidak hanya di bulan Agustus, melainkan ini bagian wujud cinta kita terhadap NKRI,” ujarnya.
Gerakan ini sesuai dengan Surat Edaran Menteri Sekretaris Negara RI Nomor. B-620/M/S/TU.00.04/07/2022 Tanggal 12 Juli 2022. Bahwa selama 1 bulan penuh (1-31 Agustus 2022), seluruh masyarakat Indonesia mengibarkan bendera merah putih mulai matahari terbit hingga matahari tenggelam.
Untuk meneruskan SE dari Menteri Sekretariat Negara, Gubernur Khofifah secara simbolis menyerahkan bendera merah putih kepada lima perwakilan masyarakat dari berbagai latar belakang.
Menurutnya, gerakan pembagian bendera di bulan kemerdekaan akan menjadi momen penting untuk membangun sinergitas bagi seluruh masyarakat. Hal itu bisa dirasakan, bagaimana antusiasnya masyarakat saat mengambil bendera merah putih.
“Saya rasa gerakan untuk mengibarkan bendera selama Agustus diharapkan mendorong penguatan nasionalisme kita,” tuturnya.

Ibarat iman, kata Gubernur Khofifah, kadang bertambah dan kadang berkurang. Begitu juga dengan rasa cinta tanah air dan nasionalisme juga bisa berkurang dan bisa bertambah.




