Tersangka (kiri) saat dikeler ke Mapolsek Wonokromo.
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mas Huda (28), Warga Jl. Sidotopo Sekolahan Gg. IV No. 29 Surabaya, babak belur dipukuli massa. Ia dihakimi warga usai kepergok saat merampas tas di sebuah warung kopi di warung kopi Jl. Gunungsari, Wonokromo, Surabaya.
Aksi penjambretan yang dilakukan Mas Huda terjadi Selasa (21/6/2022) sore sekira pukul 05.30 WIB. Ia menjambret tas milik AL, warga asal Lamongan, yang saat itu sedang tidur-tiduran di warung kopi.
BACA JUGA:
- Ruang Arsip Gedung Penyidik Polres Pelabuhan Tanjung Perak Terbakar, Apa Penyebabnya?
- Terungkap! Diduga Gelapkan Uang Pinjol Jadi Motif Penusukan Satpam di Graha DST Surabaya
- Ngaku Tak Tahan Nafsu, Pria di Surabaya Tega Setubuhi Putri Kandung yang Berusia 17 Tahun Sejak 2025
- Polrestabes Surabaya Tangkap Pelaku Pembunuhan di Pragoto, Kapolrestabes Sebut Aksi Tunggal
Melihat korban sedang tidur dengan tas kecil yang dikalungkan, tersangka nekat untuk merampasnya. Namun, aksi Mas Huda tidak semulus yang diharapkan. Tarik menarik tas antara korban dan pelaku tidak terelakkan. Hingga pelaku akhirnya bisa menguasai tas korban.
Pelaku kemudian tancap gas melarikan diri menggunakan motor Honda nopol L 2526 PH. Ternyata warga tidak tinggal diam. Jarak 100 meter dari lokasi, warga berhasil menangkap pelaku di depan Indomaret Gunungsari.
Penangkapan pelaku jambret tersebut dibenarkan oleh Kanit Reskrim Polsek Wonokromo AKP I Made Sutanaya.
“Sebenarnya pelaku penjambretan ada dua orang, tapi yang berhasil kita tangkap sebagai eksekutor. Sedangkan joki berhasil melarikan diri,” ujarnya, Selasa (21/6/2022).
Saat ini Polsek Wonokromo sedang melakukan pengejaran kepada tersangka lain yang bertindak sebagai joki motor.
“Masih kita kembangkan dari pelaku yang tertangkap. Kita lakukan interogasi keterangan pelaku yang berhasil diamankan, hingga mengarah ke pelaku yang melarikan diri,” tambah I Made Sutanaya. (rus/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




