Siap Kawal Muktamar ke-33 NU, Puluhan Pejuang Garda Muda NU Gelar Konsolidasi

Siap Kawal Muktamar ke-33 NU, Puluhan Pejuang Garda Muda NU Gelar Konsolidasi DARI KIRI - Fairouz (baju putih), Akhmad Muqowam, Abdul Wahid Asa, dan Ahmad Sujono dalam konsolidasi Garda Muda NU mengawal Muktamar ke-33. (foto: BANGSAONLINE)

“Bahkan saat itu pengurus wilayah menolak AHWA. Ini seperti dis-informasi yang disengaja oleh PBNU, mereka memberikan info ke daerah seakan-akan AHWA sudah disepakati dalam Munas-Konbes, padahal jelas-jelas saat Munas-Konbes AHWA ditolak, dan saat itu tidak ada keputusan,” ujar Sujono.

Sebagaimana diketahui, saat ini PWNU Jatim terus menyosialisasikan ke daerah-daerah bahwa AHWA seolah-olah sudah disetujui dan disepakati dalam Munas-Konbes, sehingga siap diterapkan dalam pemilihan Rais Am pada muktamar mendatang.

Sujono juga mempertanyakan tolak ukur yang bisa menjadikan seseorang kiai duduk menjadi anggota AHWA. “Jangan-jangan AHWA hanya untuk pengalihan isu, sebab saat ini sedang digodok draft mengenai penghapusan katib am, a’wan, perubahan PWNU menjadi konsul, dan lain-lain yang bisa merusak representasi NU di daerah,” tegasnya.

Sementara Akhmad Muqowam mengingatkan teentang serbuan radikalisme yang saat ini menyerang sendi-sendi NU. Oleh karena itu, mantan anggota DPR RI ini menegaskan bahwa orang yang terpilih pada muktamar mendatang haruslah orang yang benar-benar NU tulen. Selain itu, Muqowam juga mengingatkan kepada para peserta forum diskusi yang mayoritas aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) ini tentang banyaknya orang yang berasal dari luar NU kini mereka jadi pengurus NU. Padahal mereka secara kasat mata ideologinya tidak sepaham dengan NU.

“Saat ini 18 PCNU dipimpin orang PKS, 35% PCNU dipimpin orang HMI, bisa-bisa suatu saat nanti orang NU hanya akan jadi pendatang,” ujar pria yang juga ketua PB IKAPMII ini.

“Jangan sampai nanti muncul wacana atau propaganda yang menyebutkan bahwa ketua PBNU harus dari HMI, matilah kita,” pungkasnya. (rvl)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Mobil Dihadang Petugas, Caketum PBNU Kiai As'ad Ali dan Kiai Asep Jalan Kaki ke Pembukaan Muktamar':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO