Tukang becak ini tidur nyenyak di atas becaknya. Foto ini diambil di Jl Prof Dr Moetopo Kota Surabaya, Kamis (7/4/2022). Foto: mma/bangsaonline.com
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Kehidupan kota – di mana pun, termasuk Surabaya - identik dengan hiruk pikuk kesibukan manusia. Di Gedung-gedung tinggi menjulang itu manusia sibuk mengejar materi. Mereka semua bermimpi rumah megah dan mobil mewah.

BACA JUGA:
- Operasi 'Jumat Gaul' di Kabupaten Kediri, Empat Pelanggar Lalin dan Kerumunan Pemuda Ditertibkan
- ODGJ di Jalan Trunojoyo Mengamuk saat Dievakuasi Satpol PP dan Dinsos Bojonegoro
- Satpol PP Sidoarjo Sosialisasikan Aturan Ramadan ke 10 Rumah Hiburan Umum
- Bolos Sekolah Malah Janjian Pacaran di Pantai, Pelajar di Bangkalan Kena Ciduk Satpol PP
Untuk apa? Tentu untuk meraih kebahagiaan lahir batin. Namun – seperti tipikal kehidupan modern – ternyata materi tak identik dengan kebahagiaan. Tak jarang orang kaya modern justru banyak terganggu kecemasan. Depresi. Sehingga sulit tidur.
Nah, saya tadi pagi olahraga ringan. Di trotoar. Di depan Fakultas Kedokteran Unair Surabaya. Saya menemukan pemandangan unik sekaligus menakjubkan. Tukang becak sedang tidur. Di atas becaknya, yaitu kendaraan yang tiap hari dipakai untuk mencari nafkah. Nyenyak! Lelap!

Tampaknya ia hidup tanpa beban. Sehingga bisa menikmati anugrah Allah SWT: tidur nyenyak!
Bahagia memang hinggap di hati siapa saja. Terutama pada orang yang pandai bersyukur.
Semoga Walikota Surabaya Eri Cahyadi tak mengusik kebahagiaan mereka. Terutama Satpol PP Kota Surabaya.
Jangan karena dalih keindahan kota lalu menggusur kebahagiaan warga tercinta. Apalagi dalih karena gengsi sebagai kota metropolitan.
Pemimpin yang hebat bukan pintar menjadikan warganya kambing hitam tapi cerdas memikirkan dan memberikan solusi untuk nasib rakyatnya.
Mari kita pantau dan kita jaga bersama. (mma)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




