Ketua Dekranasda beserta Kadiskoperindag dan perwakilan Bea Cukai saat melepas ekspor sarang burung walet ke Hongkong. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Gresik, Nurul Haromaini Ali Akhmad Yani bersama Kadiskoperindag dan UKM Agus Budiono, dan Bea Cukai melepas ekspor produk sarang burung walet hasil UMKM Ujungpangkah ke Negara Hongkong.
Pelepasan ekspor tersebut dilakukan di Pendopo Bupati Gresik, di Jalan KH. Wachid Hasyim, Gresik, Jumat (22/10).
BACA JUGA:
- Perdana, Kemenhaj Kawal Ekspor 2.280 Ton Beras Nusantara ke Arab Saudi
- Bupati Gresik Dorong UMKM Masuk Ekosistem Industri Lewat Inkubasi Bisnis dan Business Matching
- Plt Bupati Gresik Terima Kunjungan Kepala DPMPTSP Jatim dan Perwakilan Bank Indonesia
- Pemkab Gresik Telah Bentuk 239 Koperasi Merah Putih, Bupati: Catat Rekor Nasional
Kuantitas ekspor kali ini cukup tinggi, yakni meliputi 30 kg liur walet dan 1.200 minuman olahan sarang burung walet, dengan nilai total sebesar Rp 900 juta.
Agus Budiono mengucapkan selamat atas keberhasilan Birdnestjoy yang bisa menembus pasar Hongkong lewat produk-produknya.
"Keberhasilan produk sarang burung walet dari UMKM Ujungpangkah ini memberikan harapan untuk pemulihan ekonomi daerah Kabupaten Gresik, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah," ucapnya.
Ia juga menyampaikan arahan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, agar pelaku UMKM tidak takut berorientasi ekspor dan berfokus pada kualitas produk.
"Pak Bupati pernah menyampaikan kepada teman-teman UMKM, jangan pusing mengurusi administrasi ekspor dan lain sebagainya. Masalah itu biar diurus oleh bea cukai dan diskoperindag. UMKM cukup fokus menjaga kualitas produknya," ungkap Agus Budiono.
"Saya berharap Birdnestjoy bisa mempertahankan kualitas dan kuantitas produknya," tambahnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




