Pemkab Sidoarjo Gelar Rakor Matangkan Proyek Flyover Aloha dan Gedangan

Pemkab Sidoarjo Gelar Rakor Matangkan Proyek Flyover Aloha dan Gedangan MATANGKAN: Bupati Ahmad Muhdlor memimpin Rakor membahas Flyover Aloha dan Gedangan, Rabu (1/8/2021). foto: ist.

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Pemkab Sidoarjo menggelar rapat koordinasi (rakor) untuk mematangkan rencana pembangunan Flyover (jalan layang) Aloha dan Gedangan, di Pendapa Delta Wibawa, Rabu (1/9/2021).

Selain OPD Pemkab Sidoarjo, rakor dihadiri perwakilan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jatim-Bali.

Mega proyek flyover di Sidoarjo ini masuk dalam Perpres 80/2019 tentang percepatan pembangunan ekonomi. Untuk Flyover Gedangan dianggarkan dana Rp 480 miliar. Sedangkan untuk Flyover Aloha senilai Rp 438 miliar. Anggaran dua megaproyek ini berasal Anggaran Pendapatan dan Belanja Nasional (APBN).

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek Flyover Aloha dari Kementerian PUPR, Hendra Widatra menjelaskan, tahun ini perencanaan desain segera dituntaskan.

Teknisnya masih dalam pendalaman engineering analisis. Lalu, masih menyelesaikan pembahasan dengan para pakar desain yang paling cocok.

“Kita berusaha membuat desain optimal yang memfasilitasi dari seluruh arah. Proses step by step. Umumnya, kalau desain selesai, maka pembebasan lahannya butuh satu tahun. Baru pengerjaan fisiknya," katanya saat rakor di Pendapa Delta Wibawa.

Pembebasan lahan, kata Hendra, butuh koordinasi dengan pemkab. "Bupati sudah menyampaikan komitmen dalam pembebasan lahan untuk mendukung proyek infrastruktur ini," imbuh Widatra.

Simak berita selengkapnya ...