SIDOARJO,BANGSAONLINE.com - Komunitas Poso Bedug membagikan 500 paket makanan berbuka puasa di sisi selatan Alun-Alun Sidoarjo, Selasa (3/3/2026) pukul 17.00 WIB.
Sasaran pembagian takjil tersebut yakni pengguna jalan, tukang becak, ojek online, sopir, serta masyarakat umum.
Komunitas yang beranggotakan pemuda-pemudi Sidoarjo itu telah menyiapkan makanan sejak pagi hari. Masakan diracik langsung oleh Chef Ceng asal Bluru Kidul.
“Bahannya dari peternak dan petani Sidoarjo, kita langsung ambil sendiri. Kita olah tanpa MSG, jadi sehat,” kata Chef Ceng.
Anggota Komunitas Poso Bedug, Uzi, mengatakan kegiatan tersebut rutin digelar setiap Ramadan dengan lokasi yang berpindah-pindah di sejumlah titik ikonik di Sidoarjo, seperti Alun-Alun Sidoarjo, Taman Apkasi, serta area MPP dan sekitarnya.
“Kita ingin menyemarakkan Ramadan. Meskipun anggota kita beragam dari berbagai agama bahkan dari beberapa aliran kepercayaan. Semangat kita toleransi, semangat berbagi,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan makna nama Poso Bedug. “Oiya ini Poso Bedug itu maksudnya membatalkan puasa menunggu bedug magrib ya, bukan bedug dhuhur. Jadi bunyi dug dug dug, adzan magrib baru kita buka bagi yang berpuasa,” jelasnya.
Menurutnya, filosofi tersebut merujuk pada anjuran untuk menyegerakan berbuka puasa. “Salah satu keutamaan berpuasa adalah menyegerakan berbuka,” katanya.
Uzi menyebut kegiatan serupa ke depan akan semakin sering dilakukan sebagai bentuk konsistensi semangat berbagi di bulan Ramadan. (cat/van)














