PKS Jatim Roadshow Kemerdekaan, Bagikan Paket Sembako Covid-19

PKS Jatim Roadshow Kemerdekaan, Bagikan Paket Sembako Covid-19 PKS Jatim melakukan roadshow pembagian sembako Covid-19 untuk masyarakat terdampak Covid-19, sekaligus menyukseskan kegiatan nasional 1,7 juta paket sembako Covid-19. (foto: ist)

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Peringatan kemerdekaan tahun ini masih berada di tengah pandemi Covid-19. Di tengah banyak pekik "merdeka", masyarakat masih berjuang mempertahankan hidup. Karena itu, Jatim melakukan roadshow pembagian sembako Covid-19 untuk masyarakat terdampak Covid-19, sekaligus menyukseskan kegiatan nasional 1,7 juta paket sembako Covid-19.

Ketua DPW Jawa Timur Irwan Setiawan mengaku pihaknya melakukan roadshow pada tanggal 17-18 Agustus 2021 dalam rangka membagi paket sembako Covid-19 kepada masyarakat Gresik, Lamongan, Tuban, dan Bojonegoro.

Irwan menyampaikan, dalam pembagian paket bantuan itu, Jatim mengajak anak muda dan perempuan untuk berpartisipasi. Dikarenakan paket bantuan juga disasarkan untuk ibu-ibu yang terdampak Covid-19 dan juga kepada anak-anak yang kehilangan ayah atau ibu mereka.

Irwan menyampaikan bahwa roadshow ini merupakan bagian dari jalannya program paket sembako Covid-19 di seluruh Jatim. Ia menjelaskan, Jawa Timur telah membagikan lebih dari 100 ribu paket sembako yang dibagi ke masyarakat yang terdampak Covid-19.

"Pelaksanaan kegiatan tersebut merupakan kerja seluruh unsur pengurus DPW, DPD, dan DPC, dan ranting. Serta seluruh anggota pelopor dan penggerak . Selain itu juga seluruh anggota dewan Provinsi Jatim dan kabupaten/kota se-Jawa Timur," tutur pria yang akrab disapa Kang Irwan itu, Jumat (20/8/2020).

Dalam roadshow kemerdekaan tersebut, Kang Irwan mengunjungi 4 kota di Pantura yaitu Gresik, Lamongan, Tuban, dan Bojonegoro. Irwan mengunjungi Kecamatan Benjeng Gresik, Kecamatan Turi Lamongan, Kecamatan Semanding Tuban, dan Kecamatan Bojonegoro.

Selain membagi bantuan, Kang Irwan juga menyampaikan tujuan lain dari program ini, yaitu mencari aspirasi masyarakat, mencari apa yang dikeluhkan, memahami apa yang dibutuhkan. "Sebisa mungkin kami bantu. Jika butuh bantuan materi, jika memungkinkan kami akan patungan seperti biasanya,” ujar Kang Irwan.

Simak berita selengkapnya ...